Liputan6.com, Jakarta - Harga saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) bertahan di zona hijau pada perdagangan saham Senin, (15/12/2025). Namun, harga saham CDIA ditutup naik terbatas di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik arah melemah.
Mengutip data RTI, harga saham CDIA ditutup naik tipis 0,27% ke posisi Rp 1.840 per saham. Harga saham CDIA dibuka naik lima poin ke posisi Rp 1.840 per saham. Saham CDIA berada di level tertinggi Rp 1.910 dan level terendah Rp 1.820 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 52.339 kali dengan volume perdagangan 2.359.302 saham. Nilai transaksi Rp 440,3 miliar. Kapitalisasi pasar saham CDIA berada di kisaran Rp 229,69 triliun.
Advertisement
Berdasarkan data Google Finance, harga saham CDIA merosot 4,91% dalam lima hari terakhir. Selama sebulan terakhir, harga saham CDIA naik 1,1%. Harga saham CDIA meroket 618,75% secara year to date.
Sementara itu, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada awal pekan ini. IHSG hari ini ditutup turun 0,13% ke posisi 8.649,66. Indeks LQ45 menguat 0,53% ke posisi 852,86. Sebagian besar indeks saham acuan bervariasi.
Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.7200,68 dan level tertinggi 8.622,98.
Sebanyak 340 saham menguat sehingga menahan koreksi IHSG. 329 saham melemah sehingga bebani IHSG. 132 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 3.595.182 kali dengan volume perdagangan saham 58,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 33,5 triliun.
CDIA Perkuat Rantai Pasok Industri Kimia Lewat Tambahan Armada Logistik
Sebelumnya, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), melalui anak usaha di pilar logistik, PT Chandra Shipping International (CSI) meluncurkan armada kapal logistik kimia cair terbaru berkapasitas 9.000 Deadweight Tonnage (DWT) bernama Novah.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (11/12/2025), kapal ini akan beroperasi mulai Maret 2026 untuk melayani rute domestik maupun internasional. Dengan kemampuan beroperasi lintas wilayah, kehadiran kapal Novah meningkatkan fleksibilitas serta kapasitas logistik CDI Group dalam mendukung kebutuhan industri kimia yang terus berkembang.
Dalam proses pembangunannya, CDI Group bermitra dengan Usuki Shipyard, galangan kapal terkemuka asal Jepang yang juga menyediakan teknologi terkini untuk memastikan efisiensi operasional armada.
Kemitraan ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan kapal yang andal, modern, dan sesuai dengan kebutuhan distribusi komoditas kimia cair. Sebagai salah satu aset logistik utama, kapal Novah memainkan peran strategis dalam memperkuat layanan infrastruktur industri CDI Group. Kehadiran kapal ini memastikan kelancaran rantai pasok sekaligus meningkatkan konektivitas perdagangan lintas negara.
Penambahan Kapal
Penambahan kapal melalui CSI juga menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda hilirisasi industri kimia yang dijalankan oleh Chandra Asri Group selaku induk usaha.
Pengembangan Pabrik Chlor Alkali dan Pabrik EDC (Ethylene Dichloride) membutuhkan solusi logistik kimia cair yang aman, efisien, dan berkapasitas besar untuk menjamin distribusi bahan baku maupun produk hilir ke berbagai pasar.
Saat ini, CSI telah mengoperasikan dua belas armada kapal, dan dengan hadirnya kapal Novah, CDI Group semakin mempertegas posisinya sebagai penyedia infrastruktur industri yang terintegrasi. Penambahan armada ini memperkuat kontribusi CDI Group dalam mendukung pertumbuhan sektor industri, baik di tingkat nasional maupun regional.