Jadwal KRL Tanah Abang-Parung Panjang Ada Tambahan, Cek di Sini

Berikut penambahan perjalanan lintas Rangkasbitung. Berikut jadwal penambahan KRL Tanah Abang-Parung Panjang.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 15 Desember 2025, 07:52 WIB
Masyarakat diminta memperhatikan perubahan jalur masuk stasiun, terutama bagi pengguna KRL yang selama ini memakai akses lama. Tampak dalam foto, calon penumpang berjalan saat uji coba Stasiun Rangkasbitung Ultimate di Lebak, Banten, Senin (24/11/2025) malam. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter menyesuaikan jadwal perjalanan KRL Commuter Line mulai Sabtu, 13 Desember 2025. Penyesuaian jadwal KRL dilakukan setelah ada penambahan jadwal perjalanan di lintas KRL Commuter Line Jabodetabek pada relasi Tanang Abang-Parung Panjang dan Cikarang.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menuturkan, menjelaskan penyesuaian ini dilakukan pada lintas pelayanan KRL Commuter Line Rangkasbitung dan Cikarang. Sebelumnya penyesuaian pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 juga telah diberlakukan pada perjalanan kereta api lainnya di awal Desember 2025.

Leza mengatakan, penyesuaian Gapeka 2025 ini secara spesifik mencakup beberapa poin utama. Di antaranya, penambahan dua perjalanan KRL Rangkasbitung untuk relasi Tanah Abang-Parung Panjang pada jam sibuk sore hari.

"Penambahan perjalanan pada Commuter Line Rangkasbitung Nomor 7100 relasi Tanah Abang-Parung Panjang pemberangkatan pukul 18.40 WIB, dan pada perjalanan Commuter Line Rangkasbitung Nomor 7101 relasi Parung Panjang-Tanah Abang pemberangkatan pukul 20.40 WIB," ujar dia, dikutip Senin, (15/12/2025).

Dia mengatakan, penambahan perjalanan di lintas Rangkasbitung tersebut akan menambah jumlah rangkaian yang beroperasi menjadi 19 rangkaian. "Dengan adanya penambahan 2 perjalanan ini akan memberikan ruang kepada pengguna untuk memilih perjalanan, khususnya pada peak hours sore," ujar dia.

Penyesuaian jadwal perjalanan KRL Commuter Line pada Gapeka 2025 ini juga dilakukan di lintas Cikarang. Mulai 13 Desember 2025 esok, perjalanan rute Cikarang akan mengalami penyesuaian jadwal pemberangkatan sekitar 3-6 menit dari jadwal yang berlaku saat ini.

Berikut penambahan perjalanan lintas Rangkasbitung dikutip dari instagram @commuterline:

Commuter Line Nomor 7100

Relasi Tanah Abang-Parung Panjang

Berangkat: 18.40

Datang: 19.32

Commuter Line Nomor 7101

Relasi Parung Panjang-Tanah Abang

Berangkat: 20.400

Datang: 21.29

 

Perubahan Jadwal Perjalanan Lintas Bekasi/Cikarang

Keberangkatan:

Leih awal kurang lebih 1-12 menit

Dari jadwal existing di Stasiun Cikarang dan Stasiun Bekasi

Keberangkatan dan Kedatangan

Lebih awal kurang lebih 1-3 menit

Dari jadwal existing di Stasiun Angke dan Stasiun Kampung Bandan

Kereta Pedagang dan Petani

KAI Commuter mulai mengoperasikan kereta petani dan pedagang pada 1 Desember 2025. (Dok KAI)

Sebelumnya, KAI Commuter juga mencatat total penumpang Kereta Pedagang dan Petani mencapai 844 orang, pada pekan pertama sejak pengoperasian per 1 Desember 2025.

Pada awal pengoperasian pada 1 Desember 2025, volume penggunanya sebanyak 96 orang. Adapun selama satu pekan beroperasi, rata-rata volume pengguna Kereta Petani dan Pedagang tercatat sebanyak 121 pengguna.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan, secara rata-rata penggunanya mengalami peningkatan sebesar 26 persen jika dibandingkan awal pengoperasian.

844 Penumpang di Pekan Pertama

KAI Commuter mulai mengoperasikan kereta petani dan pedagang pada 1 Desember 2025. (Dok KAI)

"Selama minggu pertama total pengguna Kereta Petani dan Pedagang sebanyak 844 orang. Hari Sabtu, 6 Desember 2025 kemarin merupakan hari dengan volume tertinggi kereta ini, mencapai 140 orang," jelasnya, Senin (8/12/2025) lalu.

Setiap harinya, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 14 layanan perjalanan Kereta Petani dan Pedagang yang dirangkai dengan KRL Commuter Line Merak.

"Stasiun Cikeusal sejauh ini menjadi stasiun keberangkatan dengan volume terbanyak, 287 pengguna. Sementara itu di Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Serang masing-masing sebanyak 167 dan 119 pengguna yang naik dari stasiun tersebut," terang Karina.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya