Angkot Terbakar <i>Nubruk</i> Panther di Cirebon

Kecelakaan ini mengakibatkan seorang penumpang angkot tewas dan empat lainnya termasuk sopir terluka parah. Imam, sang sopir mengaku disalip sebuah bus yang melaju kencang di kawasan Cirebon-Karangampel.

oleh Liputan6Diterbitkan 13 September 2003, 05:31 WIB
Liputan6.com, Cirebon: Angkutan kota nomor GC 05 ludes terbakar setelah menabrak mobil Isuzu Panther yang sedang parkir di kawasan Pantai Utara antara Cirebon dan Karangampel, Jawa Barat, Jumat (12/9) dini hari. Sobirin alias Abeng, seorang anggota satuan pengamanan swalayan Alfa Cirebon tewas terpanggang. Pasalnya, badan Sobirin terjepit di bagian depan mobil yang terbakar sesaat setelah tabrakan. Empat orang penumpang lainnya dilaporkan terluka, termasuk sopir angkot bernama Deimam alias Imam.

Menurut Imam, angkotnya disalip sebuah bus sampai keluar jalur. Imam sempat membanting setir namun terlampau ke kiri, sehingga menabrak Panther yang sedang diparkir. "Saya nabrak mobil terus terbalik, penumpang lain bisa keluar dan saya juga. Korban kebakaran itu sempat saya tolong, tapi kakinya kejepit. Kelamaan menolong kepala saya udah berdarah dan jatuh pusing," kata Imam. Kini, para korban masih dirawat di Rumah Sakit Gunungjati Cirebon. Sementara jasad Sobirin yang sempat disemayamkan di kamar jenazah telah diambil keluarganya.

Kawasan Pantura terutama di sepanjang ruas jalan Cirebon memang terbilang rawan. Setahun silam, pernah terjadi sebuah kecelakaan hebat di sana, tepatnya di Kilometer 20 Desa Kertasura, Kecamatan Kapetakan. Ketika itu, dua unit bus dari perusahaan otobus yang sama, Dewi Sri, bertabrakan dan mengakibatkan 14 orang penumpang tewas seketika. Sebanyak 42 orang lainnya diberitakan menderita luka berat [baca: Bus Dewi Sri Tabrakan, 14 Orang Tewas]. Diduga, kecelakaan gara-gara sopir bus yang ceroboh dan ugal-ugalan.(KEN/Ridwan Pamungkas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya