Cara Unik PSI di Padang Bantu Penyintas Bencana: Tawarkan Pangkas Rambut Gratis

Selain menyediakan kebutuhan dasar seperti air bersih, makanan, dan dapur umum, posko ini menarik perhatian warga dengan cara unik, yaitu layanan pangkas rambut gratis.

oleh Putu Merta Surya PutraDiterbitkan 12 Desember 2025, 10:45 WIB
Pangkas Rambut Gratis di Posko PSI Padang. (Foto: Istimewa).

Liputan6.com, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) masih terus mendirikan posko untuk membantu para korban bencana Sumatera, tak terkecuali di kota Padang

Tak hanya menyalurkan bantuan, tapi menawarkan cara unik untuk pemulihan pascabencana, yakni memberikan pangkas rambut gratis di wilayah Belimbing, Padang.

"Pangkas rambut gratis menjadi program yang banyak peminatnya dari anak-anak hingga orang tua. Yang jelas mereka menjadi lebih rapi dan tentunya terlihat lebih segar kembali," kata kader yang juga penanggung jawab Posko PSI Belimbing, Feri Mukli seperti dilansir dari Merdeka, Jumat (12/12/2025).

Tak hanya fokus pada warga yang mengungsi di posko utama, tim PSI juga menyalurkan bantuan ke sejumlah posko lain, termasuk dua posko baru di kawasan Pasar Lalang, wilayah yang kini dikategorikan rawan longsor.

"Posko juga melakukan bagi-bagi makanan ke posko lain, karena ada dua posko baru yang mana mereka merupakan warga yang tinggal di pinggir bukit Pasar Lalang yang mana merupakan daerah rawan longsor saat ini jika terjadi hujan lebat," jelasnya.

 

Masih Ada Masalah

Jumlah warga yang mengungsi di Posko PSI perlahan berkurang seiring sebagian mulai tinggal sementara di rumah keluarga.

"Untuk saat ini sekitar 220 warga bernaung di Posko PSI, karena ada yang mulai ke rumah keluarga juga. Sebelumnya 313 warga," terang Feri.

Meski demikian, Feri menegaskan bahwa tantangan terbesar yang kini dihadapi adalah keberlanjutan hunian bagi para penyintas dalam beberapa bulan ke depan.

"Untuk saat ini makan sudah terpenuhi oleh dapur umum, kasur dan peralatan mandi tercukupi. Saat ini yang dibutuhkan solusi untuk mereka beberapa bulan ke depan, seperti hunian sementara (kontrakan)," tuturnya.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya