Changan Jadi Pabrikan Mobil China Pertama yang Capai 30 Juta Unit

Changan Automobile mencatat tonggak sejarah, sebagai pabrikan yang menghasilkan mobil ke-30 juta unit sejak perusahaan ini memasuki industri otomotif pada 1983

oleh Arief AszhariDiterbitkan 11 Desember 2025, 13:06 WIB
Changan Jadi Pembuat Mobil China Pertama yang Capai 30 Juta Unit (Carnewschina)

Liputan6.com, Jakarta - Changan Automobile mencatat tonggak sejarah sebagai pabrikan yang menghasilkan mobil ke-30 juta unit sejak perusahaan ini memasuki industri otomotif pada 1983. Unit ke-30 juta ini keluar dari jalur produksi pada 9 Desember 2025, menandai bahwa Changan menjadi produsen mobil independen asal China pertama yang menembus jumlah produksi tersebut.

Menariknya, Changan hanya butuh waktu empat tahun untuk menambah 10 juta unit, dan dari angka 20 juta menuju 30 juta. Saat ini, perusahaan menaungi lima sub-merek, yaitu Avatr, Nevo, Deepal, Changan, dan Kaicheng.

Langkah besar ini terjadi setelah restrukturisasi pada 29 Juli 2025, ketika China Changan Automobile Group Co., Ltd secara resmi dibentuk sebagai perusahaan negara yang berada langsung di bawah pemerintah pusat China, sejajar dengan pemain besar lain seperti FAW dan Dongfeng Motor Corporation.

Dalam kesempatan perkenalan grup baru tersebut, Ketua Perusahaan Zhu Huarong menyatakan target ambisius, yang pada 2030, Changan menargetkan produksi dan penjualan hingga 5 juta unit per tahun, dengan kendaraan listrik (NEV) menyumbang lebih dari 60 persen dari total, dan penjualan ke luar negeri lebih dari 30 persen.

Performa terkini pun menunjukkan momentum positif. Pada November 2025, Changan mencatat penjualan sebesar 283.000 unit, naik 2,3 persen dari tahun sebelumnya.

Dari jumlah itu, sekitar 125.000 adalah kendaraan listrik (naik 23 persen YoY), dan ekspor luar negeri mencapai 55.000 unit, meningkat 47 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Namun meskipun ekspor NEV terus tumbuh, Changan saat ini berada di peringkat ke-11 dalam ekspor kendaraan listrik, dengan volume ekspor terdaftar hanya 4.189 unit, tertinggal dari sejumlah startup EV seperti Xpeng dan Leapmotor.

Target Changan

Melihat ke depan, Changan berencana memproduksi lebih dari 50 model NEV hingga 2030.

Semua model baru ini akan dilengkapi dengan arsitektur pintar generasi baru perusahaan bernama 'Tianshu', mencakup segmen SUV entry-level, MPV menengah-besar, hingga kendaraan off-road.

Tonggak 30 juta unit ini bukan sekadar angka, melainkan sinyal bahwa produsen mobil independen China kini sudah memasuki skala besar dengan ambisi global.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya