Korban WO Ayu Puspita Tak Hanya Katering, Polisi: Banyak Item Resepsi Tak Dipenuhi

Penyidik masih mengurai satu per satu laporan yang masuk dari korban penipuan WO Ayu Puspita. Dari puluhan pelapor yang sudah diperiksa, kerugian mereka bervariasi.

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 09 Desember 2025, 15:09 WIB
Pemiik WO dibawa ke polisi. (Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Polisi masih menghitung kerugian yang ditanggung para korban penipuan wedding organizer (WO) Ayu Puspita. Data terakhir, sebanyak 87 orang telah melapor ke Polres Metro Jakarta Utara.

"Kami masih menghimpun, karena ini kan ada 87 yang mengaku sebagai korban. Ini kan baru sebagian yang kami periksa. Nanti setelah terhimpun semuanya, tentunya akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Dia menjelaskan, penyidik masih mengurai satu per satu laporan yang masuk. Dari puluhan pelapor yang sudah diperiksa, kerugian mereka bervariasi.

"Tidak hanya katering, tapi ada beberapa item dari perlengkapan resepsi itu yang tidak terpenuhi oleh pelaku," ujar dia.

Dalam kasus ini, Polres Jakut telah metetapkan tersanga dan menahan Ayu Puspita sebagai pemilik WO serta Dimas Haryo sebagai pegawai. Polres Jakut tetap membuka pintu bagi masyarakat yang ingin melapor. Setiap aduan baru tetap diterima dan diteliti apakah berkaitan dengan pola penipuan yang sama.

"Kami tentunya menerima. Setiap warga negara yang melapor kita, kita akan terima, kita akan teliti, apakah berkaitan secara langsung atau tidak," ucap dia.

 

Polisi Terima Laporan Baru

Pemilik WO Digerebek Lalu Diserahkan ke Polisi. (istimewa)

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar menambahkan, laporan terus mengalir.

Penyidik masih mengumpulkan keterangan korban dan barang bukti untuk menguatkan konstruksi perkara.

"Dari hari Senin kemarin sampai hari ini masih ada beberapa laporan lagi yang masih kami himpun. Dan tentunya juga masih kita lakukan pemeriksaan terhadap para korban lainnya. Iya, masih ada. Masih ada laporan-laporan susulan tentunya," tandas dia.

INFOGRAFIS JOURNAL_Fakta Soal Kejahatan Sosial Enginering yang Bobol Rekening Korban (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya