10 Desember 1981: Temuan CDC AS Ungkap Kanker Kulit Lebih Banyak Ditemukan pada Pria Gay

Penyakit yang disebabkan dari kaum homoseksual membuat penularannya menjadi ketakutan bagi warga AS karena rentan terhadap kekebalan tubuh.

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 10 Desember 2025, 06:00 WIB
Ilustrasi hubungan sesama jenis (same-sex). LGBT. Photo by Marek Studzinski on Unsplash

Liputan6.com, Washington D.C - Gejala sejenis pneumonia dan kanker kulit menjadi masalah serius bagi para tenaga medis di Amerika Serikat dikarenakan telah ditemukan pada pria homoseksual yang terjadi pada 10 Desember 1981, dan kaum yang masih termasuk ke dalam komunitas LGBT ini menjadi kelompok yang banyak diperiksa untuk memahami penyebarannya.

Dua gejala yang hidup di tengah kepadatan warga AS ini dapat merenggut sekitar 75 nyawa dengan mencapai 92 persen korban berasal dari pria yang menyukai sesama jenis. Di negara lain, kasus serupa dilaporkan dengan 180 pasien di 15 negara, menunjukkan penyebaran penyakit dapat terjadi lebih mudah.

Virus Menyerang Imun Lemah

Dalam hal ini, kasusnya sedang diselidiki oleh Centre for Disease Control (CDC) di Atlanta berhasil menemukan dua penyakit lain yang menjadi penyebabnya oleh unit spesialis, yaitu the toxic shock syndrome and Legionnaires' disease, seperti yang dilansir dari BBC, Rabu (10/12/2025).

Kaum homoseksual yang mengidap salah satu dari kedua kondisi tersebut juga mengungkap sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah terhadap infeksi, sehingga penularannya mudah tersebar. 

Pria homoseksual banyak yang menjadi korban dari penyakit tersebut, hal ini juga diperkuat oleh tiga studi dalam New England Journal of Medicine bahwa para korban memiliki daya tahan tubuh rendah dan rentan terhadap infeksi serius dari kuman yang biasanya dianggap tidak berbahaya bagi orang lain.

Sementara itu, tubuh mereka yang rapuh dapat mudah mengalami gejala pneumonia dan kanker kulit yang akhirnya menjadi penyakit menular jika tidak menjalani hidup sehat tanpa berganti-ganti pasangan atau menghindari hal-hal yang dapat menularkan virus.

 

 

Virus Pemicu AIDS

ciri-ciri aids ©Ilustrasi dibuat AI

Penyebab dari gejala-gejala itu akhirnya dinamai virus AIDS (Acquired Immune Deficienty Syndrome), yang menyebabkan korban terinfeksi sebanyak 4.000 orang dalam kurun waktu dua tahun.

Penularannya bukan hanya ditemukan di kaum homoseksual saja, tetapi AIDS juga ditemukan di kalangan heteroseksual, pengguna narkoba, dan pasien transfusi darah.

Cara penyembuhan yang efektif untuk penyakit ini masih belum didapatkan meski telah dilakukan berbagai uji coba di Amerika Utara, Eropa, dan Thailand.

Hingga saat ini, para dokter masih terus meneliti penyebab dan mekanisme penularannya agar dapat menghasilkan obat atau terapi yang langsung sesuai sasaran untuk menangani virus pada sistem kekebalan tubuh yang rentan.

 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya