Neymar Paksa Main dengan Cedera Parah demi Selamatkan Santos, Peluang Bela Brasil di Piala Dunia 2026 Terancam

Neymar kembali menjadi pahlawan Santos. Namun, aksi heroiknya itu berpotensi mengorbankan mimpi tampil membela Brasil di Piala Dunia 2026.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 08 Desember 2025, 23:50 WIB
Selebrasi striker Timnas Brasil, Neymar setelah mencetak gol kelima timnya ke gawang Bolivia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol di Mangueirao Stadium, Belem, Brasil, Sabtu (9/9/2023) pagi WIB. (AP Photo/Bruna Prado)

Liputan6.com, Jakarta - Neymar kembali menjadi pahlawan Santos. Namun, aksi heroiknya itu berpotensi mengorbankan mimpi tampil membela Brasil di Piala Dunia 2026.

Bintang berusia 33 tahun tersebut ternyata memaksakan diri bermain penuh selama 90 menit dalam kondisi meniskus robek demi membantu klub masa kecilnya lepas dari jurang degradasi.

Pada laga hidup-mati melawan Cruzeiro, Minggu lalu, Neymar mengabaikan saran dokter yang memintanya absen. Ia tetap turun sebagai starter dan mengantar Santos menang 3-0 sekaligus memastikan mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Brasil.

Begitu peluit akhir berbunyi, Neymar langsung berlutut. Ribuan suporter di Vila Belmiro meneriakkan namanya, seolah memahami betapa besar pengorbanan sang megabintang.

“Saya datang untuk ini, membantu dengan cara terbaik yang saya bisa. Minggu-minggu terakhir sangat berat,” ujar Neymar. “Saya berterima kasih kepada semua yang membantu saya bertahan. Tanpa mereka, saya tidak akan bisa bermain karena masalah lutut ini. Sekarang saya harus beristirahat dan menjalani operasi.”


Pengorbanan Besar Neymar demi Klub Masa Kecil

Penyerang Santos, Neymar, berselebrasi di akhir pertandingan Brasileirao Serie A antara Santos melawan Cruzeiro di Stadion Urbano Caldeira, Santos, Senin (8/12/2025) WIB. (Miguel Schincariol / AFP)

Santos sudah pernah mencatat sejarah pahit setelah terdegradasi pertama kali pada 2023. Musim ini, mereka kembali terseok-seok, namun Neymar hadir sebagai pembeda di momentum krusial. Sejak kembali pada Januari lalu setelah periode kurang menyenangkan di Arab Saudi, ia perlahan menemukan ritme permainan terbaiknya.

Dalam lima laga terakhir Santos, mereka tak tersentuh kekalahan. Neymar mencatat lima gol dan satu assist, termasuk hattrick sensasional ke gawang Juventude pekan lalu. Performa itu kembali menegaskan statusnya sebagai legenda hidup klub yang membesarkan namanya pada era remaja.


Neymar Terancam Absen di Piala Dunia 2026

Pemain Brasil, Neymar, mengontrol bola saat melawan Peru pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONMEBOL, Rabu, (13/9/2023). Tim Samba menang dengan skor tipis 1-0. (AP Photo/Martin Mejia)

Di balik semua itu, ada bayang-bayang besar: cedera yang memburuk. Keputusan tampil dengan kondisi meniskus robek membuat Neymar kini harus naik meja operasi. Rehabilitasi meniskus sering memakan waktu panjang, dan Brasil membuka perjalanan menuju Piala Dunia kurang dari setahun lagi.

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menegaskan bahwa tiket Piala Dunia tak diberikan berdasarkan reputasi, melainkan kondisi terkini sang pemain.

“Jika Neymar layak berada di sana, jika dia dalam performa terbaik, dia akan bermain di Piala Dunia. Itu saja,” kata Ancelotti. “Kami harus memikirkan Brasil, dengan atau tanpa Neymar.”


Neymar dan Mimpi Main di Piala Dunia 2026

Penyerang Santos #10, Neymar (tengah), bek Corinthians #05, Andre Ramalho Silva (Kiri), dan gelandang Venezuela #70, Jose Martinez, berebut bola selama pertandingan Campeonato Paulista A1 antara Corinthians dan Santos di Arena Corinthians di Sao Paulo pada 12 Februari 2025. (NELSON ALMEIDA/AFP)

Dengan catatan 79 gol dalam 128 caps, Neymar masih memimpin daftar pencetak gol sepanjang masa Brasil, dua gol di atas Pele. Namun, rekor gemilang itu tak menjamin apa-apa jika ia tak pulih tepat waktu.

Pengorbanan Neymar menyelamatkan Santos mungkin akan selalu dikenang. Namun, kini pertanyaannya: apakah harga yang harus ia bayar terlalu mahal, hingga mengancam kesempatan terakhirnya mengangkat trofi Piala Dunia?

Sumber: The Sun

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya