Telkomsat Hadirkan Community Gateway Merauke Berbasis Satelit LEO untuk Perkuat Konektivitas Papua

Community Gateway Merauke dari Telkomsat resmi beroperasi sebagai gerbang digital pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat konektivitas di Papua

oleh IskandarDiterbitkan 07 Desember 2025, 20:08 WIB
Telkomsat Resmikan Community Gateway Merauke. Credit: Telkomsat

Liputan6.com, Merauke - PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), anak perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), resmi mengoperasikan Community Gateway di Stasiun Bumi Merauke, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Inisiatif strategis TelkomGroup ini bertujuan untuk menghadirkan konektivitas yang andal dan tangguh di wilayah Timur Indonesia.

Fasilitas Community Gateway Merauke tidak hanya menjadi yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, tetapi juga merupakan bagian dari jaringan global ke-10 di dunia.

Kehadirannya diklaim sebagai langkah krusial dalam memperkuat infrastruktur digital nasional, khususnya bagi Papua Selatan dan kawasan Indonesia Timur yang sering menghadapi tantangan jaringan.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan fasilitas ini merupakan momentum penting.

"Bagi TelkomGroup, pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat adalah hal yang paling utama," ujar Dian, dalam keterangannya, Minggu (7/12/2025), sembari mengajak masyarakat menyampaikan keluhan layanan agar dapat segera ditindaklanjuti.

Komisaris Telkom Rizal Mallarangeng menambahkan bahwa pembangunan Community Gateway Merauke adalah bagian dari upaya jangka panjang TelkomGroup untuk memastikan transformasi digital berjalan merata hingga ke wilayah paling timur.

"Konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan. Dengan hadirnya Community Gateway Merauke, kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi menguatkan fondasi masa depan Indonesia yang benar-benar terhubung, dari Sabang sampai Merauke," Rizal memungkaskan.

 

Solusi Jaringan di Tengah Tantangan Geografis

Kebutuhan akan fasilitas konektivitas yang lebih resilien ini mencuat menyusul rentannya gangguan jaringan yang kerap menyebabkan terputusnya akses telekomunikasi digital di sejumlah wilayah Papua. Kondisi geografis yang menantang di kawasan ini menuntut adanya langkah strategis untuk menjaga stabilitas konektivitas masyarakat.

"Infrastruktur ini adalah wujud nyata upaya TelkomGroup untuk menyediakan layanan digital yang inklusif di wilayah Papua, sekaligus memperkuat ketahanan jaringan nasional di wilayah yang memiliki tantangan geografis tinggi," Dian menambahkan.

Menjawab tantangan tersebut, Telkomsat mengambil peran aktif dengan mengoptimalkan jaringan satelit. Jaringan satelit yang sebelumnya berfungsi sebagai jalur cadangan, kini ditransformasikan menjadi pilar utama yang mampu menghadirkan layanan berkapasitas besar dan berkelanjutan, terutama di wilayah dengan kondisi geografis kompleks.

 

Teknologi LEO untuk Konektivitas Optimal

Community Gateway Merauke berfungsi sebagai titik akses satelit berkecepatan tinggi yang didukung oleh teknologi Low Earth Orbit (LEO).

Teknologi ini menawarkan solusi kapasitas besar, latensi rendah, dan kualitas layanan yang stabil. Karakteristik ini dinilai sangat cocok untuk mengatasi kondisi geografis Papua yang ekstrem dan sebaran penduduk yang berjauhan.

Dari Community Gateway, koneksi didistribusikan kembali ke jaringan lokal--mulai dari fiber optik, wireless, hingga seluler. Pendekatan ini memastikan masyarakat Merauke dan sekitarnya dapat menikmati akses komunikasi yang lebih luas, stabil, dan merata.

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abd Rauf, menekankan komitmen Telkomsat dalam mendukung pemerataan akses digital.

"Teknologi satelit saat ini sudah sedemikian majunya sehingga bisa sejajar dan mampu mendukung penuh teknologi telekomunikasi yang sudah ada dengan kapasitas dan kualitas yang tinggi," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyambut baik kehadiran Community Gateway ini, yang dinilai penting bagi daerah yang memasuki era digitalisasi.

Layanan komunikasi yang andal sangat dibutuhkan oleh lebih dari 225 ribu penduduk, sektor usaha, dan pemerintahan. TelkomGroup berharap fasilitas ini dapat memberikan konektivitas yang lebih tangguh, merata, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial di wilayah paling timur Indonesia.

Infografis: 26 Satelit Milik Indonesia (Liputan6.com / Abdillah)

Infografis: 26 Satelit Milik Indonesia (Liputan6.com / Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya