Kebakaran Kelab Malam di Goa India Tewaskan 23 Orang

Media lokal, mengutip pejabat kepolisian, mengatakan kebakaran tersebut diduga dipicu oleh ledakan tabung gas. Namun, mereka menambahkan bahwa penyelidikan lebih lanjut diperlukan.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 07 Desember 2025, 10:18 WIB
Ilustrasi Pemadam Kebakaran. (Dok. Unsplash/Connor Betts)

Liputan6.com, New Delhi - Sedikitnya 23 orang tewas dalam sebuah kebakaran di sebuah kelab malam di Arpora, Distrik Goa Utara, India.

Laporan Press Trust of India (PTI) menyebutkan bahwa korban tewas termasuk beberapa turis.

"Hari ini merupakan hari yang sangat menyakitkan bagi kita semua di Goa. Sebuah insiden kebakaran besar di Arpora telah merenggut nyawa 23 orang," tulis kepala menteri Goa Pramod Sawant di X.

"Saya mengunjungi lokasi kejadian dan telah memerintahkan penyelidikan atas insiden ini. Mereka yang terbukti bertanggung jawab akan menghadapi tindakan hukum paling tegas—setiap bentuk kelalaian akan ditindak dengan keras."

Sawant mengatakan kepada para jurnalis di lokasi bahwa tiga hingga empat turis tewas. Tiga orang tewas akibat luka bakar, sementara yang lainnya meninggal akibat sesak napas.

Goa, bekas koloni Portugis di tepi Laut Arab, menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya dengan kehidupan malam dan suasana pesisir yang santai.

Kebakaran umum terjadi di India karena praktik pembangunan yang buruk, kepadatan berlebih, dan kurangnya kepatuhan terhadap peraturan keselamatan.

PTI mengutip legislator lokal Michael Lobo yang mengatakan para petugas pemadam kebakaran dan polisi melakukan upaya penyelamatan sepanjang malam.

Lobo menambahkan bahwa pejabat akan melakukan audit keselamatan kebakaran di tempat-tempat serupa untuk mencegah insiden serupa terjadi.

Pada Mei, sedikitnya 17 orang meninggal setelah kebakaran melanda sebuah bangunan tiga lantai di Kota Hyderabad, India.

Sebulan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di sebuah hotel di Kolkata, menewaskan sedikitnya 15 orang. Beberapa orang memanjat keluar melalui jendela dan menuju atap untuk menyelamatkan diri.

Pada 2024, sedikitnya 24 orang tewas setelah kebakaran terjadi di sebuah arena permainan padat pengunjung di Negara Bagian Gujarat, India. Para pejabat saat itu mengaitkan tingginya jumlah korban tewas dan luka-luka di arena tersebut dengan kurangnya standar keselamatan yang memadai, mencatat bahwa orang-orang terjebak karena sebuah struktur sementara di fasilitas itu telah runtuh di dekat pintu masuk.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya