Trump Tersenyum Lebar Saat Terima FIFA Peace Prize

Dalam pidatonya, Trump mengklaim bahwa ia telah menyelamatkan banyak nyawa selama menjabat sebagai presiden AS.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 06 Desember 2025, 14:04 WIB
Trofi FIFA Peace Price diserahkan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino ke Donald Trump dalam acara pengundian Piala Dunia 2026 di Kennedy Center, Washington D.C, Jumat (5/12025). (Dok. AP)

Liputan6.com, Washington D.C - Donald Trump menjadi penerima pertama FIFA Peace Award, penghargaan perdamaian terbaru yang diperkenalkan FIFA.

Trofi itu diserahkan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino dalam acara pengundian Piala Dunia 2026 di Kennedy Center, Washington D.C, Jumat (5/12025).

Infantino -- yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Trump -- menyebut penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas “tindakan luar biasa dalam mempromosikan perdamaian dan persatuan global”.

“Ini hadiahmu, hadiah perdamaianmu,” ujar Infantino saat Trump naik ke panggung menerima trofi, medali, dan piagam.

“Ada juga medali yang bisa kamu kenakan ke mana pun kamu pergi,” dikutip dari laman The Guardian, Sabtu (6/12).

FIFA menyebut penghargaan ini diberikan kepada figur yang dinilai berkontribusi menyatukan masyarakat lewat komitmen dan aksi nyata. Namun, badan sepak bola dunia itu belum menjelaskan proses penilaiannya.

Investigasi Guardian sebelumnya mengungkap bahwa penentuan mekanisme penghargaan akan melibatkan komite “tanggung jawab sosial” baru yang dipimpin pengusaha kontroversial asal Myanmar, Zaw Zaw.

Klaim Trump: "Saya Menyelamatkan Jutaan Nyawa". Ia menyebut hal itu di hadapan pejabat FIFA, diplomat, dan tamu undangan, Trump menyebut penghargaan itu sebagai “salah satu kehormatan terbesar dalam hidupnya”.

Ia kemudian kembali melontarkan klaim besar mengenai peran dirinya dalam mencegah perang.

“Di Kongo, lebih dari 10 juta orang tewas dan 10 juta lainnya bisa saja menyusul. India dan Pakistan—begitu banyak konflik yang berhasil kami hentikan, beberapa bahkan sebelum pecah,” ujarnya.

Trump juga memuji Infantino atas “rekor baru penjualan tiket” Piala Dunia 2026 dan menyebut dunia kini “lebih aman”, seraya menyatakan bahwa Amerika Serikat adalah “negara terpanas di dunia”.

 

Hubungan Dekat Trump dan FIFA Disorot

Presiden AS, Donald Trump, berpose dnegan jersey yang diberikan presiden FIFA, Gianni Infantino, selama pertemuan di Oval Office Gedung Putih, Selasa (28/8). Presiden FIFA bertemu Trump untuk membahas kesiapan Piala Dunia 2026. (AFP/Mandel Ngan)

Pemberian penghargaan perdana ini diperkirakan memperkuat sorotan terhadap kedekatan politik antara FIFA dan lingkaran Trump. Mantan presiden AS itu kerap memanfaatkan panggung olahraga untuk memperluas citra internasionalnya dan menggalang dukungan bagi kampanyenya untuk Nobel.

Hubungan Infantino dan Trump makin mencolok menjelang Piala Dunia 2026, yang akan digelar di AS, Kanada, dan Meksiko. Keduanya tampil bersama dalam sebuah KTT di Mesir pada Oktober, tak lama setelah gencatan senjata Gaza.

FIFA pun mempererat keterkaitannya dengan keluarga Trump. Awal tahun ini, Ivanka Trump ditunjuk sebagai anggota dewan inisiatif pendidikan FIFA senilai 100 juta dolar, sebagian berasal dari pendapatan tiket Piala Dunia.

Turnamen 2026, yang akan dimulai 11 Juni dan menampilkan rekor 104 pertandingan di 16 kota, dipromosikan FIFA sebagai momentum untuk “menyatukan dunia”—sebuah pesan yang kini dibayangi kontroversi usai penghargaan perdamaian diberikan kepada Trump.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya