Liputan6.com, Caracas - Kebun Binatang Maracay Delicias di Venezuela merayakan momen langka sekaligus menggembirakan setelah dua anak singa putih yang terancam punah lahir pada 26 November lalu. Keduanya hadir melalui program konservasi dan reproduksi, dan kini berada di bawah pengawasan ketat tim medis hewan.
Pihak kebun binatang mengumumkan bahwa mereka membuka kontes untuk memberi nama kedua anak singa putih tersebut, mengajak masyarakat turut serta merayakan kelahiran yang disebut sebagai "keajaiban Natal", dikutip dari laman Mirror.co.uk, Kamis (4/12/2025).
Advertisement
Anak singa jantan diketahui tetap berada bersama induknya, sementara anak singa betina untuk sementara diisolasi dan mendapatkan bantuan makan guna memastikan tumbuh kembangnya optimal.
Gubernur Joana Sánchez menyampaikan bahwa publik akan dapat melihat kedua anak singa putih tersebut dalam beberapa hari ke depan, setelah tim memastikan kondisi mereka stabil.
Presiden Kebun Binatang, Vanesa Rodríguez, menambahkan bahwa pihaknya tengah mendokumentasikan perkembangan kedua anak singa putih melalui foto dan video. Seluruh materi ini rencananya akan dibagikan secara berkala melalui saluran resmi kebun binatang.
Kelahiran Pertama Sejak 2013
Kelahiran ini merupakan pasangan singa putih pertama yang lahir di Venezuela sejak 2023, tahun ketika negara tersebut menyambut tiga singa putih pertamanya yang lahir di penangkaran.
Menurut Global White Lion Protection Trust, singa putih bukan merupakan albino, melainkan variasi langka yang berasal dari Afrika Selatan. Warna bulu pucat mereka disebabkan oleh gen resesif, mirip dengan gen pada manusia yang menghasilkan mata biru.
Saat ini diperkirakan terdapat kurang dari 200 singa putih di seluruh dunia, dan hanya sekitar 10 ekor yang masih hidup di alam liar pada habitat endemik mereka—membuat kelahiran duo singa putih Venezuela ini menjadi harapan baru dalam upaya pelestarian spesies langka tersebut.