Fulham vs Man City: Laga Liar Berujung Kemenangan Tak Lazim The Citizens

Laga Fulham vs Man City berakhir dengan skor 4-5 di lanjutan Liga Inggris.

oleh Edu KrisnadefaDiterbitkan 03 Desember 2025, 07:38 WIB
Erling Haaland (kiri), merayakan gol pembuka dan gol ke-100-nya di Liga Inggris dalam pertandingan melawan Fulham vs Man City di Craven Cottage, London, pada 2 Desember 2025. (Ben STANSALL / AFP)

Liputan6.com, London - Manchester City meraih kemenangan dengan cara yang tidak lazim setelah menundukkan Fulham 5-4 di laga lanjutan Liga Inggris. Meski pertahanan mereka ditembus empat kali, The Citizens tetap mampu mengamankan tiga poin dari Craven Cottage, London, pada Rabu (3/12/2025) dini hari WIB.

Hasil ini menjadi momen langka bagi Man City. Terakhir kali mereka menang dalam laga liga dengan skor identik 5-4 terjadi pada Desember 1957, ketika mereka mengalahkan Sheffield Wednesday. Lebih dari enam dekade kemudian, sejarah itu kembali terulang dalam duel penuh drama melawan Fulham.  

Skor 5-4 menggambarkan betapa liar dan intensnya pertandingan, dengan serangan bergelombang serta gol yang terus bermunculan dari kedua kubu. Fakta bahwa Man City tetap keluar sebagai pemenang meski kebobolan empat gol menjadikan duel ini salah satu yang paling spektakuler di musim ini.

Momen tersebut menambah cerita menarik dalam perjalanan City di Liga Inggris, sekaligus membuktikan bahwa bahkan tim sekuat mereka pun bisa terseret dalam pertandingan penuh kekacauan—namun tetap mampu menemukan cara untuk menang.


Ritme Tinggi

Laga diawali dengan ritme tinggi. Manchester City langsung menguasai permainan sejak menit-menit awal, menekan Fulham dan memaksa tuan rumah bertahan rapat.

Meski begitu, Fulham beberapa kali mencoba memanfaatkan kecepatan Alex Iwobi dan Emile Smith Rowe untuk melakukan serangan balik. Peluang besar pertama terjadi pada menit keenam ketika Haaland hampir mencetak gol ke-100-nya di Premier League, namun tembakannya hanya membentur tiang kiri gawang Bernd Leno.

Tekanan berulang dari City akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-17. Aksi individu Jeremy Doku dari sisi kiri diakhiri dengan umpan datar ke kotak penalti, dan Haaland tanpa ragu melepaskan sepakan keras untuk memecah kebuntuan. Gol tersebut sekaligus mengukuhkan striker Norwegia itu mencapai torehan 100 gol liga hanya dalam 111 pertandingan.

Fulham mencoba bangkit melalui serangan cepat. Salah satu peluang terbaik datang dari kombinasi Raul Jimenez dan Smith Rowe, namun Donnarumma tampil sigap. Pada menit ke-24, ia melakukan penyelamatan gemilang ketika Smith Rowe mendapat ruang tembak di kotak kiri.

Lanjut Baca:

Dominasi City kembali menghasilkan gol pada menit ke-37. Haaland menunjukkan kualitasnya, bukan hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga kreator. Umpan terobosannya diselesaikan Reijnders dengan chip cerdik melewati Leno untuk membawa City unggul 2-0. Tekanan tersebut membuat pertahanan Fulham mulai goyah. City semakin nyaman setelah menambah gol ketiga jelang babak pertama berakhir. Kesalahan fatal Leno saat mencoba melakukan punch justru membuat bola jatuh ke kaki Phil Foden. Tanpa menunggu lama, sang gelandang melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di pojok gawang, membuat skor menjadi 3-0. Namun Fulham menolak menyerah begitu saja. Pada masa injury time babak pertama, Stadion Craven Cottage bergemuruh ketika Smith Rowe berhasil memperkecil ketertinggalan. Umpan silang Harry Wilson dituntaskannya dengan tandukan halus yang tak mampu dihentikan Donnarumma, menutup babak pertama dengan skor 3-1.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya