Xabi Alonso di Bawah Tekanan, Real Madrid Gelar Rapat Darurat Bahas Masa Depannya

Situasi Xabi Alonso di kursi pelatih Real Madrid semakin tidak nyaman. Rentetan hasil negatif, termasuk hasil imbang mengecewakan kontra Girona di Montilivi, membuat Los Blancos hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 02 Desember 2025, 23:01 WIB
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, tampak kecewa setelah anak asuhnya bermain imbang 1-1 ketika menghadapi tuan rumah Girona pada laga lanjutan La Liga 2025/2026 di Montilivi, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta Situasi Xabi Alonso di kursi pelatih Real Madrid semakin tidak nyaman. Rentetan hasil negatif, termasuk hasil imbang mengecewakan kontra Girona di Montilivi, membuat Los Blancos hanya meraih satu kemenangan dalam lima laga terakhir.

Tekanan pun meninggi di Santiago Bernabéu, terutama karena dua isu utama: pendekatan taktik Alonso yang dianggap kurang efektif serta renggangnya hubungan sang pelatih dengan beberapa pemain bintang.

Meski pekan lalu sejumlah pemain dikabarkan menunjukkan komitmen untuk kembali solid setelah kemenangan atas Olympiakos, hasil imbang terbaru membuat keraguan kembali mencuat.

Kohesi tim yang tak kunjung stabil memicu pertanyaan baru tentang kemampuan Alonso mengendalikan ruang ganti dan memaksimalkan potensi skuad bertabur bintang tersebut.


Real Madrid Jadwalkan Rapat Darurat Soal Masa Depan Alonso

Pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, terlihat sebelum pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan FC Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 26 Oktober 2025. (Oscar DEL POZO/AFP)

Menurut laporan Indykaila, manajemen Real Madrid akan menggelar rapat penting pada Kamis mendatang untuk membahas masa depan Alonso. Pertemuan tersebut dijadwalkan setelah laga tandang krusial ke markas Athletic Club di San Mames.

Salah satu pemicu rapat ini adalah laporan bahwa empat hingga lima pemain senior menyampaikan keluhan mengenai pola permainan Alonso yang dinilai tidak mampu mengeluarkan performa terbaik tim.


Seruan Kembalinya Zidane Menguat dari Ruang Ganti

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, berjalan bersama para pemainnya saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Rayo Vallecano di Estadio de Vallecas, Spanyol, Minggu (9/11/2025). (AP Photo/Manu Fernandez)

Menariknya, beberapa pemain yang tidak puas dengan situasi saat ini disebut-sebut menginginkan comeback Zinedine Zidane untuk kali ketiga.

Sang legenda Prancis memang santer dikabarkan akan kembali melatih setelah Piala Dunia 2026 dan telah beberapa kali menyatakan keinginannya kembali ke pinggir lapangan.

Meski ia mundur dari Madrid pada 2021, pengalaman Zidane menangani tim di tengah musim membuat opsi ini tidak sepenuhnya mustahil.


Laporan Berbeda: Manajemen Masih Percaya, tapi…

Ekspresi Xabi Alonso di laga Girona vs Real Madrid di Montilivi di pekan ke-14 La Liga 2025/2026, Senin (01/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Di sisi lain, Diario AS menyebut petinggi Real Madrid masih menaruh kepercayaan pada Alonso. Namun mereka juga terkejut dengan hasil kontra Girona, terlebih setelah pekan sebelumnya hubungan internal terlihat membaik.

Florentino Perez dan jajaran direksi disebut ingin menjaga situasi tetap tenang, tetapi menuntut adanya reaksi cepat dari tim.

Yang jelas, Alonso kini berada di ujung tanduk. Performa Madrid sepanjang musim dinilai belum meyakinkan, dan tanpa modal poin yang cukup untuk menahan kritik, posisi sang pelatih bisa semakin terancam.

Meski begitu, beberapa perubahan dalam pendekatan taktikalnya terlihat muncul pada pekan terakhir, pertanyaannya, apakah itu cukup untuk meredam badai?

Sumber: Indykaila, Diario AS


Klasemen La Liga 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya