Bencana Banjir di Sumbar Bikin Prabowo Makin Geram dengan Maling Uang Rakyat: Saya Sikat!

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mengelola kekayaan negara untuk kepentingan masyarakat. Kepala Negara memastikan untuk mencegah kebocoran anggaran dan menutup peluang maling-maling mencuri uang rakyat.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 01 Desember 2025, 18:36 WIB
Prabowo Subianto kunjungi korban terdampak banjir di Aceh (BPMI Setpres).

Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mengelola kekayaan negara untuk kepentingan masyarakat. Kepala Negara memastikan bersama jajarannya untuk mencegah kebocoran anggaran dan menutup peluang maling-maling mencuri uang rakyat.

Prabowo awalnya berpamitan kepada para korban bencana banjir di Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), karena harus mengelola kekayaan negara.

"Saya pamit, mengecek tempat-tempat lain. Yang penting, saya harus mengelola di pusat supaya kekayaan negara benar-benar untuk rakyat. Supaya tidak ada kebocoran, tidak ada maling-maling yang mencuri uang rakyat," jelas Prabowo yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (1/12/2025).

Prabowo lantas bertanya kepada para korban terdampak bencana, apakah akan mendukung penindakan terhadap pencuri uang rakyat. Hasil penindakan terhadap uang yang dicuri akan dialokasikan untuk mensejahterakan masyarakat. 

"Kalian suka enggak kalau saya sikat itu maling-maling semua?," tanya Prabowo.

"Hidup Prabowo!," teriak para warga terdampak bencana banjir.

"Uang yang mereka curi nanti kita alirkan semua ke rakyat," ucap Prabowo.

 

Ajak Semua Pihak Saling Bantu

Sebelumnya, berdasar laporan awal ada sekitar 400-an pengungsi di GOR Pandan, Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Tampak dalam foto, warga yang mengungsi beristirahat di tempat pengungsian setelah banjir bandang dan tanah longsor di Pandan, Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, pada 30 November 2025. (YT Hariono/AFP)

Dalam kesempatan ini, Prabowo juga memastikan kinerja pemerintah sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Kekayaan negara pun akan dikelola untuk membantu kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

"Pemerintah RI adalah milik rakyat. kita bekerja untuk rakyat, kita berbakti untuk rakyat kita akan mengelola kekayaan negara supaya bisa membantu rakyat," tutur dia.

Prabowo pun mengajak semua pihak untuk saling membantu dan bersatu menghadapi masa-masa sulit. Kepala Negara juga berjanji, bahwa pemerintah akan membantu meringankan beban korban terdampak banjir.

"Ini musibah. Saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan. Dan saya berdoa bapak-bapak, ibu-ibu tabah, tegar. Percaya kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban," pungkas Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan perubahan iklim benar-benar terjadi. Untuk itu, dia mengingatkan pemerintah daerah untuk menyiaplan langkah antisipasi untuk menghadapi kondisi perubahan iklim.

"Mungkin yang di daerah semua harus siap menghadapi kondisi perubahan iklim yang berpengaruh," kata Prabowo di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit, usai meninjau korban terdampak bencana di Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Senin (1/12/2025).

 

 

Pemerintah Bertanggung Jawab

Rumah Terdampak banjir di Sibolga Tapanuli Tengah Sumatera Utara. (istimewa)

Dia menekankan pemerintah bertanggung jawab untuk menjaga lingkungan sekitar. Terlebih, perubahan iklim semakin ekstrem menjadi tantangan yang perlu diantisipasi pemerintah pusat maupun daerah.

"Ya ini sekarang kondisi ini perubahan iklim kita hadapi dengan baik, pemerintahan harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan, mengantisipasi kondisi di masa depan," jelasnya.

Prabowo bersyukur cuaca di wilayah Sumatra pasca bencana banjir dan longsor semakin membaik. Bahkan, kata dia, kondisi di lokasi terdampak bencana juga semakin membaik.

"Kita monitor terus, saya kira situasi membaik ya saya kira kondisi yang sekarang ini sudah cukup (membaik) ya," tutur Prabowo.

Infografis Penanganan Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya