PANI Gelar Rights Issue, Incar Dana Rp 15,7 Triliun

Berikut jadwal rights issue PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 01 Desember 2025, 16:30 WIB
Pengunjung mengabadikan papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) melakukan penawaran umum terbatas (PUT) dengan mekanisme penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PHMHETD) III atau rights issue. Jumlah saham yang ditawarkan PANI maksimal 1,21 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham dalam rights issue.

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (1/12/2025), jumlah saham yang ditawarkan dalam rights issue itu setara 6,69% dari jumlah saham perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp 12.975 per saham. Dengan demikian, maksimal dana yang akan diraup dari rights issue sebesar Rp 15,73 triliun.

Perseroan akan memakai dana dari rights issue antara lain sebesar Rp 15,12 triliun untuk menambah pernyataan saham pada salah satu entitas anak perseroan yakni BKS melalui pembelian saham oleh AS dan TMJ.

Dalam pelaksanaan rights issue ini, setiap pemegang saham yang memiliki 50.831 saham yang namanya tercantum dalam daftar pemegang saham (DPS0 pada 10 Desember 2025 pukul 16.00 berhak atas 3.646 HMETD. Setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk menbeli sebanyak satu saham baru dalam PMHMETD II dengan harga pelaksanaan Rp 12.975 per saham.

Jika pemegang saham tidak eksekusi hak-nya dalam rights issue, akan alami dilusi kepemilikan maksimal 6,69%.

Adapun PT Multi Artha Pratama (MAP) merupakan pemegang saham utama perseroan yang memiliki 87,78% saham dari seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan. MAP akan menerima hak sebesar 1,06 miliar saham HMETD.

 

 

Pembeli Siaga

Pengendara mobil dan sepeda motor melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Sebanyak 205 saham melemah sehingga mendorong IHSG ke zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

MAP berkomitmen dan memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan sebanyak 385.356.454 saham HMETD yang merupakan 36,21% dari keseluruhan HMETD yang menjadi hak MAP dengan nilai pemesanan sebesar Rp 4,99 triliun.

Apabila saham baru yang ditawarkan dalam rights issue ini tidak seluruhnya diambilbagian oleh pemegang SBHMETD, PT MAP juga berkomitmen untuk melakukan pemesanan maksimal 450.327.553 saham atau setara 42,31% dari keseluruhan HMETD yang menjadi hak MAP. MAP juga memiliki dana cukup untuk memenuhi komitmen dalam melakukan pemesahan tambahan senilai Rp 5,84 triliun.

Selain itu, jika setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham dari jumlah yang ditawarkan, pembeli siaga akan mengambil atau membeli sebagian sisa saham baru maksimal 22.694.675 antara lain PT BCA Sekuritas akan eksekusi 151.613.475 saham dan PT Trimegah Sekuritas sebesar 77.071.200 saham.

Jadwal Rights Issue PANI

Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas, Jakarta, Jumat (22/9/2023). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Rencana jadwal rights issue:

  • Tanggal RUPSLB pada 9 Oktober 2025
  • Tanggal efektif pada 28 November 2025
  • Tanggal cum HMETD di pasar regular dan negosiasi pada 8 Desember 2025
  • Tanggal cum HMETD di pasar tunai pada 10 Desember 2025
  • Tanggal ex HMETD di pasar regular dan negosiasi pada 9 Desember 2025
  • Tanggal ex HMETD di pasar tunai pada 11 Desember 2025
  • Tanggal pencatatan untuk memperoleh HMETD pada  10 Desember 2025
  • Tanggal distribusi HMETD pada 11 Desember 2025
  • Tanggal pencatatan HMETD di BEI pada 12 Desember 2025
  • Periode perdagangan HMETD pada 12-18 Desember 2025
  • Perlode pelaksanaan HMETD pada 12-18 Desember 2025
  • Periode distribusi saham berasal dari HMETD pada 16-22 Desember 2025
  • Tanggal terakhir pembayaran HMETD pada 18 Desember 2025
  • Tanggal terakhir pembayaran untuk pemesanan saham tambahan pada 19 Desember 2025
  • Tanggal penjatahan pemesanan saham pada 22 Desember 2025
  • Tanggal pengembalian uang pemesahanan saham tambahan pada 23 Desember 2025
  • Tanggal pembayaran oleh pembeli siaga pada 23 Desember 2025
  •  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya