Soal Timnas Indonesia U-22 Ditarget Perak di SEA Games 2025, Ini Penjelasan Erick Thohir

Menpora Erick Thohir buka suara menjelaskan perihal Timnas Indonesia U-22 yang ditarget perak di SEA Games 2025 Thailand. Apa katanya?

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 26 November 2025, 12:15 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menjelaskan soal target perak Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Erick Thohir, buka suara menanggapi pertanyaan seputar Timnas Indonesia U-22 yang ditarget medali perak di SEA Games 2025.

Sebagaimana diketahui, skuad racikan Indra Sjafri sebenarnya menyandang status juara bertahan lantaran berhasil keluar sebagai kampiun usai menaklukkan Thailand di final edisi Kamboja, 2023 silam.

Skuad Garuda Muda diperkirakan bakal berupaya mempertahankan dari prestasi SEA Games sebelumnya. Namun belakangan terungkap bahwa capaian minimal mereka hanyalah tembus ke partai puncak agar bisa mengunci medali perak.

Berkaitan dengan ini, Erick Thohir selaku Menpora menjelaskan bahwa target bukan ditentukan oleh pihaknya sendiri, melainkan usulan masing-masing cabor.

"Dari tim evaluasi, kemarin berbagai cabor mengusulkan target medalinya. Sebagai Menpora, saya bilang silakan cabor memastikan targetnya, tapi ini jadi bahan evaluasi untuk ke depan," ujar Erick pada Selasa (25/11/2025).

"Jadi ada cabor bilang (targetnya medali) emas, perak, perunggu silakan saja, bukan saya yang menentukan. Jangan dibalik," imbuh dia.


Ingin Tanggung Jawab Tiap Cabor

Menpora RI Erick Thohir mengikuti konferensi pers di kantor Kemenpora RI, Jakarta, Selasa (23/9/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).

Lebih lanjut, Erick Thohir menegaskan bahwa target medali SEA Games ini harus bisa dipertanggungjawabkan oleh tiap-tiap cabang olahraga.

Artinya, mereka yang gagal memenuhi capaian minimal bakal dievaluasi, sementara yang berhasil melampaui target menjadi prestasi tersendiri.

"Dari situ, kalau cabor-cabor ini misalnya yang medali perunggu, tidak dapat, itu jadi bahan evaluasi. Kalau misalnya sepak bola, kemarin bicara medali perak, dapat emas. Kan bagus," kata Erick lagi.

"Jadi itu yang kita dorong supaya cabor-cabor bertanggung jawab dengan targetnya, apalagi kita sedang membuka roadmap 17 cabor unggulan."

"Sebab, masing-masing cabor dan atlet punya konsekuensi pendanaan yang berbeda. Nah, itu jangan nanti disamaratakan," tandasnya.


Target Keseluruhan

Menpora Erick Thohir pada sesi konferensi pers hari Jumat (21/11/2025) di Kantor Kemenpora, Jakarta. (Abdul Aziz/Bola.com)

Sementara itu, secara keseluruhan, kontingen Indonesia berambisi mengumpulkan total 85 medali emas di SEA Games 2025 Thailand.

Membawa kekuatan 996 atlet dari 48 cabang olahraga, target ini diharapkan mampu membawa Indonesia finis sebagai peringkat ketiga klasemen akhir, layaknya saat edisi Kamboja 2023.


Jadwal Keberangkatan Kontingen

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir (tengah) usai memberi keterangan terkait pencabutan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga (Permenpora) Nomor 14 Tahun 2024 di gedung Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/9/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Untuk diketahui, SEA Games edisi ini dijadwalkan bergulir pada 9-20 Desember mendatang.

Menurut Erick Thohir, kontingen Indonesia akan diberangkatkan pada rentang tanggal 3-5 Desember 2025. Walau begitu, ada beberapa cabor yang bertolak lebih dulu, termasuk Timnas Indonesia U-22 asuhan Indra Sjafri.

"Kalau SEA Games, kami sudah minta waktu ke Pak Presiden mungkin tanggal 3, 4, 5 lah kira-kira, masih kami tunggu kepastiannya," jelas Erick lagi.

"Sebagian tim untuk sepak bola berangkat tanggal 28, ada juga cabor lain yang duluan," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya