Hilang Tiga Hari, Kontraktor Asal Malaysia Ditemukan Tewas Tersangkut di Aliran Sungai Patek

Wong tercatat sebagai karyawan PT Cahaya Riski Persada, kontraktor KUD Beringin Mulia, dan lahir di Sarawak, Malaysia. Ia diduga meninggal akibat kecelakaan saat melintasi Sungai Patek dalam perjalanan kerja.

oleh Abdul JalilDiterbitkan 25 November 2025, 10:52 WIB
Ilustrasi penemuan mayat di Probolinggo (Istimewa)

Liputan6.com, Kukar - Seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia bernama Wong Sie Tuong (65) ditemukan tewas setelah dinyatakan hilang selama tiga hari di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara. Korban ditemukan tersangkut di aliran Sungai Patek, KM 32 Jalur Hauling KUD Beringin Mulia, Tabang, Kutai Kartanegara, Minggu (23/11/2025).

Wong tercatat sebagai karyawan PT Cahaya Riski Persada, kontraktor KUD Beringin Mulia, dan lahir di Sarawak, Malaysia. Ia diduga meninggal akibat kecelakaan saat melintasi Sungai Patek dalam perjalanan kerja.

Pencarian korban dipimpin langsung Kabag Ops Polres Kukar Kompol Roganda, bersama Kapolsek Tabang Iptu Aldino Subroto. Tim gabungan menghadapi medan berat karena lokasi berada di kawasan hutan belantara dan jalur sungai yang sulit diakses.

“Pukul 09.00 WITA tim gabungan bergerak dari Polsek Tabang menuju lokasi pencarian. Tim kedua dipimpin relawan Jus, warga Desa Umaq Bekuay,” kata Roganda, Selasa (25/11/2025).

Untuk mempercepat penyisiran, petugas dibagi menjadi dua tim. Tim pertama menyusuri Sungai Patek dari titik awal kejadian menggunakan perahu karet, sementara tim kedua bergerak dari arah muara ke hulu dipandu Jus, warga lokal yang mengetahui jalur sungai.

Kedua tim memulai pencarian dari Raung eks Logpond PT MKP, menyeberangi Sungai Belayan dengan longboat dan perahu ces, lalu melanjutkan perjalanan darat menuju KM 32 sebelum menyisir aliran Sungai Patek.

 

 

Jasad Ditemukan

Saat menyusuri sungai dengan dua perahu ces, tim kedua menemukan tubuh Wong tersangkut di aliran air. Korban kemudian dievakuasi menggunakan kantong jenazah menuju Desa Sidomulyo dan tiba sekitar pukul 18.00 WITA.

“Setelah tiga hari pencarian, jasad korban ditemukan Minggu pukul 14.56 WITA. Lokasinya berada di Sungai Patek wilayah Bisun, sekitar 15 kilometer dari titik awal kecelakaan,” jelas Roganda.

Total 30 personel terlibat dalam pencarian, terdiri dari Polres Kukar, Polsek Tabang, BKO Kembang Janggut, Sat Reskrim, Polair, INAFIS, Basarnas Kaltim, BPBD Kukar, Danramil Tabang, Damkar, dan relawan warga.

Pada pukul 20.14 WITA, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Tabang dan saat ini disimpan sementara di fasilitas kesehatan tersebut. Rencananya, jenazah akan dikirim ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk keperluan autopsi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya