SPK Berdatangan Usai Harga Diumumkan, Lepas L8 Siap Dikirim ke Konsumen Awal 2026

Lepas L8 mendapat respons positif dari konsumen, terutama setelah pengumuman harga dilakukan di ajang GJAW 2025

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 25 November 2025, 08:04 WIB
Lepas Indonesia optimistis bersaing di pasar otomotif nasional. (Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Liputan6.com, Jakarta - Lepas Indonesia resmi membuka pre-booking SUV plug-in hybrid (PHEV) terbaru mereka, Lepas L8, dengan harga Rp 589 juta on the road (OTR) Jakarta. Kehadiran model ini langsung mendapat respons positif dari konsumen, terutama setelah pengumuman harga dilakukan di ajang Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025.

"Alhamdulillah, responnya sangat bagus. Dibanding dengan kompetitor yang sejenis, yang PHEV juga, kami lebih bagus daripada mereka," ujar Reva Rackhmadi, Head of Dealer Network Development Lepas Indonesia, saat ditemui di arena GJAW 2025.

Meski begitu, Reva enggan menyebutkan angka pasti dari Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang sudah diterima.

"Saya belum bisa buka angkanya, tapi bisa saya pastikan SPK kami jauh lebih baik dari mereka," klaimnya.

Reva menambahkan, daya tarik Lepas L8 bukan hanya pada desainnya yang modern, tetapi juga kesan mewah dan elegan yang ditawarkan. SUV ini tersedia dalam lima pilihan warna, yakni hitam, putih, grey, green, dan purple.

Untuk pengiriman, pihak Lepas menargetkan batch pertama sebanyak 60 unit akan dikirim ke dealer pada akhir Januari 2026, dan mulai diserahkan ke konsumen awal Februari mendatang.

Terkait persaingan harga yang ketat di pasar otomotif nasional, Lepas Indonesia mengaku memiliki strategi khusus untuk menghadapi fenomena tersebut.

"Kami hadir dengan dua strategi, baik untuk internal maupun eksternal. Dari sisi internal, kami akan membatasi jumlah dealer untuk kawasan Jabodetabek, maksimal sebanyak 20 dealer. Ini merupakan strategi pertama kami untuk mengatasi perang harga dari sisi internal," jelas Reva.

Sementara strategi kedua terkait sisi eksternal, di mana Lepas Indonesia optimistis mampu bersaing secara sehat lewat teknologi dan keandalan kendaraan yang dipasarkan.

 

Indonesia Pasar yang Penting

Sementara itu, Deputy Country Director Lepas Indonesia, Ricky He, menekankan bahwa Indonesia merupakan pasar yang strategis bagi merek asal Tiongkok ini.

Selain wilayah yang luas, populasi generasi muda yang besar menjadi pertimbangan utama.

"Sebenarnya pasar setir kanan dan Eropa adalah strategi terbesar kami, dan kami memilih Indonesia karena memiliki populasi muda yang sangat besar, serta penerimaan terhadap brand baru yang kuat," kata Ricky.

Keterbukaan masyarakat Indonesia terhadap merek baru, khususnya di segmen kendaraan listrik dan hybrid PHEV, menjadi salah satu faktor pendorong Lepas memasuki pasar Tanah Air.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya