Timur Kapadze Akui Sempat Dihubungi PSSI soal Lowongan Pelatih Timnas Indonesia, tapi...

Pelatih yang dikaitkan dengan lowongan juru taktik Timnas Indonesia, Timur Kapadze, mengakui dirinya memang sempat berkontak dengan Ketua BTN PSSI Sumardji.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 22 November 2025, 08:16 WIB
Eks pelatih Timnas Uzbekistan, Timur Kapadze, mengakui dirinya sempat dihubungi PSSI terkait lowongan juru taktik Timnas Indonesia meski pembahasan hanya berkisar di hal-hal umum. (AFP/ROMAIN PERROCHEAU)

Liputan6.com, Jakarta Eks pelatih Timnas Uzbekistan Timur Kapadze terang-terangan mengakui dirinya sempat dihubungi oleh PSSI terkait lowongan pelatih Timnas Indonesia.

Hal itu dia sampaikan saat berkunjung ke tanah air pada Jumat (21/11/2025), sebagaimana dilansir dari Antara.

Kursi juru taktik skuad Garuda memang sedang lowong sejak pertengahan Oktober lalu lantaran Patrick Kluivert dan jajarannya cabut dari Timnas Indonesia menyusul kegagalan mengantar Jay Idzes dan kawan-kawan lolos Piala Dunia 2026.

Kontrak pria asal Belanda bersama PSSI sepakat diakhiri lebih cepat lewat mekanisme mutual termination.

Sejak saat itu, Timnas Indonesia belum punya nakhoda baru, sehingga berimbas pada absennya mereka menjajal uji coba saat periode FIFA Matchday November 2025 lalu.

PSSI sendiri hingga sekarang masih berada di tengah proses pencarian juru taktik anyar untuk menggantikan Kluivert. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji sebelumnya mengungkap ada lima nama yang sedang didalami pihaknya untuk posisi tersebut.


Timur Kapadze Akui Dikontak Sumardji, tapi...

Pelatih asal Uzbekistan, Timur Kapadze (tengah) duduk santai di duang VIP Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025). (Bola.com/Hery Kurniawan)

Isu yang beredar mengaitkan Timur Kapadze dengan posisi juru taktik Timnas Indonesia. Kebetulan pria berusia 44 tahun sedang menganggur setelah mengakhiri masa bakti dengan Timnas Uzbekistan.

Dalam laporan yang dilansir Antara, Kapadze membenarkan bahwa dia memang sempat berkomunikasi dengan Sumardji selaku Ketua BTN PSSI. Namun, pembicaraan ini sifatnya belum konkret.

"Jadi, memang pernah ada kontak dengan federasi, saya berbicara dengan Sumardji. Tapi, tidak konkret," ungkap Kapadze setelah salat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (21/11/2025), menukil Antara.

"Pertanyaannya itu apakah ada keinginan. Jadi, saya langsung mengatakan bahwa ada rencana kunjungan (ke Indonesia). Setelah kunjungan, bisa dibahas," tambahnya.


Alasan Cabut dari Timnas Uzbekistan

Selama periode tersebut, tim nasional Uzbekistan mencetak total 13 gol dan hanya kebobolan 5 gol. Dengan rata-rata 2,25 poin per pertandingan, tim tampil baik dengan raihan 18 poin. (AFP/KARIM JAAFAR)

Timur Kapadze juga sempat membahas alasan dirinya cabut dari Timnas Uzbekistan, yang membuat dia kini terbuka pada prospek melatih di tempat lain.

Pria 44 tahun sebenarnya berhasil mengantar Serigala Putih tembus Piala Dunia 2026 serta menjadi juara CAFA Nations Cup menyusul kemenangan atas Iran di partai final, September lalu.

Namun, federasi memilih mempekerjakan juru taktik asal Italia Fabio Cannavaro untuk memimpin tim saat mengarungi putaran final FIFA World Cup. Hal tersebut mendorong Kapadze mencari peruntungan di tempat lain sebab dia tidak ingin menjadi asisten pelatih.

Lanjut Baca:

"Mereka mengajukan Fabio Cannavaro. Hal itu karena dia punya pengalaman, pernah juara (sebagai pemain saat Piala Dunia 2006). Saya diminta menjadi pendamping atau asisten tim saat itu," jelas Kapadze. "Keputusan untuk hengkang datang dari saya sendiri. Saya tidak mau menjadi asisten, lebih baik melanjutkan karier sebagai pelatih di tim lain. Tapi, keputusan (federasi) itu rasional. Saya juga mendukung. Namun, saya tidak ingin menerima peran baru," imbuh dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya