Liputan6.com, Tulungagung: Ratusan buruh Pabrik Rokok Retjo Pentung, Tulungagung, Jawa Timur, berunjuk rasa menuntut kejelasan status sebagai karyawan, Selasa (9/9) siang. Para demonstran yang selama ini memproduksi rokok bermerek Sigaret Kretek Tangan ini memusatkan aksi di halaman pabrik.
Menurut para demonstran, sudah dua tahun ini nasib ratusan karyawan borongan di pabrik itu digantung perusahaan. Mereka pun hanya dipekerjakan sekali dalam sepekan. Padahal, mereka harus masuk kerja tiap hari. Alhasil para demonstran selalu nombok. Sebab, sekali bekerja mereka hanya dibayar Rp 11.220.
Menyikapi tuntutan itu, pihak perusahaan memanggil berapa orang perwakilan buruh untuk berdialog. Setelah berdiskusi cukup lama, akhirnya perusahaan yang diwakili langsung oleh Direktur Utama Ismanu berjanji tak akan memecat para demonstran. Sebaliknya, dia berjanji akan kembali mempekerjakan karyawan secara normal.(ICH/Agus Ainul Yaqin)
Menurut para demonstran, sudah dua tahun ini nasib ratusan karyawan borongan di pabrik itu digantung perusahaan. Mereka pun hanya dipekerjakan sekali dalam sepekan. Padahal, mereka harus masuk kerja tiap hari. Alhasil para demonstran selalu nombok. Sebab, sekali bekerja mereka hanya dibayar Rp 11.220.
Menyikapi tuntutan itu, pihak perusahaan memanggil berapa orang perwakilan buruh untuk berdialog. Setelah berdiskusi cukup lama, akhirnya perusahaan yang diwakili langsung oleh Direktur Utama Ismanu berjanji tak akan memecat para demonstran. Sebaliknya, dia berjanji akan kembali mempekerjakan karyawan secara normal.(ICH/Agus Ainul Yaqin)