Polri Akui Banyak Kapolsek, Kapolres hingga Dirkrimum Under Performance

Polri berjanji segera melakukan perbaikan-perbaikan di internal mereka.

oleh Tim NewsDiterbitkan 18 November 2025, 20:01 WIB
Rapat Polri dan Komisi III DPR (Foto: Habibie/merdeka.com)

Liputan6.com, Jakarta Polri mengakui banyak keluhan yang masuk dari masyarakat soal Korps Bhayangkara. Ada 11 permasalah terkait institusi Polri yang mendapat sorotan masyarakat.

Seperti soal penegakan hukum, kekerasan, pungli hingga penggunaan kekuatan secara berlebihan. Permasalahan-permasalahan itu diadukan sejak Januari.

Menindaklanjuti aduan-aduan tersebut, Polri segera melakukan assessment terhadap kepala polsek, polres hingga dir krimum di seluruh Indonesia. Sebab dalam temuan internal Polri, performa kinerja kepala polsek, polres hingga dir krimum di bawah rata-rata.

"Kami lihat dari 4.340 Kapolsek, 67 persen ini under performance. Kenapa under performance? Hampir 50% Kapolsek kami itu diisi oleh perwira-perwira lulusan PAG. Kemudian Kapolres, dari 440 Kapolres yang sudah kami lakukan assessment 36 Kapolres kami under performance, ini catatan dari kami kami harus melakukan perbaikan," ungkap Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo saat rapat dengan Komisi III DPR, Selasa (18/11/2025).

"Demikian juga di Reskrim. Dari 47 Dir Reskrim yang sudah konsen, 15 under performance," katanya.

Mengacu temuan itu, Dedi berjanji sesegera mungkin melakukan perubahan-perubahan di internal kepolisian.

"Segera kami lakukan kami sudah melakukan perbaikan-perbaikan dari sisi meritokrasi, pendidikan dan sebagainya," sambungnya.

Rapat Polri dan Komisi III DPR (Foto: Habibie/merdeka.com)

Perbaiki Proses Rekrutmen

Tak hanya itu, pembenahan juga dilakukan dalam proses rekrutmen. Dia mengklaim, rekrutmen yang baik akan menghasilkan SDM yang matang dan siap.

"Perbaikan di bidang rekrutmen ini yang paling penting, kalau misalkan direkrut dengan baik, dididik dengan baik maka akan menghasilkan anggota-anggota yang kepolisian bai. Pol inisedang dilakukan asisten SDM dengan menggandeng pihak eksternal untuk langsung terlibat langsung mengontrol bagaimana proses rekrutmen ini berjalan dengan baik," ungkapnya.

Program LPDP Buat Bintara

Langkah perbaikan lainnya yang sedang dilakukan dengan meningkatkan program Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP). Jika sebelumnya hanya diikuti kalangan perwira Polri. Ke depan, akan melibatkan bintara ASN, perwira pamen.

"Di bidang meritokrasi juga assessment center merupakan pintu gerbang raidment dan raidjob ini merupakan catatan kami untuk melakukan perbaikan perbaikan untuk promosi jabatan-jabatan tertentu semuanya melalui assessment center," ujarnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya