Menang atas Mali, Timnas Indonesia U-22 Diprediksi Jadi Ancaman Serius di SEA Games 2025

Uji coba kontra Mali U-22 bisa jadi ajang pembuktian kekuatan Garuda Muda jelang SEA Games 2025.

oleh Mochamad Rizal Ahba OhorellaDiterbitkan 14 November 2025, 11:27 WIB
Ivar Jenner (kedua kanan) bersama sejumlah pemain Timnas Indonesia U-22 melakukan latihan perdana menjelang SEA Games 2025 di Stadion Madya, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Indonesia U-22 tengah memasuki fase penting dalam persiapan menuju SEA Games 2025. Dua laga uji coba melawan Timnas Mali U-22 pada FIFA Matchday November 2025 menjadi kesempatan emas bagi skuad Garuda Muda untuk mengukur kesiapan sebelum terjun ke turnamen utama yang digelar di Thailand pada Desember mendatang.

Pertandingan ini bukan hanya tentang taktik dan pematangan skuad, tetapi juga evaluasi kekuatan tim setelah masuknya sejumlah pemain diaspora. Pelatih Indra Sjafri memanggil nama-nama yang kini tampil di luar negeri dan dianggap mampu mengangkat kualitas permainan Timnas U-22 dalam duel berintensitas tinggi.

Selain menjadi ajang pemanasan sebelum SEA Games, laga melawan Mali berpotensi mengirimkan pesan tegas kepada para rival utama Indonesia di Asia Tenggara. Jika Garuda Muda mampu tampil meyakinkan atau bahkan meraih kemenangan, Vietnam dan Thailand diyakini akan lebih waspada menghadapi kekuatan baru Indonesia.


Tambahan Diaspora Bikin Garuda Muda Makin Solid

Pengamat Sepakbola Kesit Budi Handoyo (Pasoepati Surabaya)

Menurut pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, kehadiran pemain diaspora yang dipanggil Indra Sjafri bisa menjadi dorongan besar bagi Timnas Indonesia U-22 untuk mengimbangi kekuatan Mali U-22.

"Jadi, ada kesempatan bagi Timnas Indonesia U-22 yang akan diterjunkan pada SEA Games 2025 saat menghadapi Mali U-22 yang sudah ditetapkan pada FIFA Matchday November 2025 ini," ujar Kesit Budi Handoyo dikutip dari Nusantara TV.

"Saya pikir, dengan tambahan pemain-pemain diaspora seperti Ivar Jenner, Dion Markx, dan Mauro Zijlstra, diharapkan bisa menambah kekuatan bagi Timnas Indonesia U-22 pada uji coba kali ini", tambahnya.


Peluang Pertahankan Medali Emas Sangat Terbuka

Pemain Timnas Indonesia U-22, Mauro Zijlstra (kiri) dan Dion Markx, melakukan latihan perdana menjelang SEA Games 2025 di Stadion Madya, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (11/11/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kesit menilai komposisi pemain saat ini memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk mempertahankan medali emas SEA Games, meski Thailand berstatus tuan rumah. "Pada edisi sebelumnya, itu menjadi pertama kali dalam 32 tahun kita bisa meraih emas.

Jadi, sesuatu yang sangat realistis kalau target Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games 2025 ini, kembali mempertahankan medali emas," kata Kesit.

"Karena, kita sudah berhasil pada edisi sebelumnya, walaupun kita juga masih gambling karena tidak bisa diduga-duga juga dalam sepak bola. Karena, ada sedikit kekhawatiran dari pihak Menpora terkait dengan SEA Games ini yang berlangsung di Thailand", tambahnya lagi.

Lanjut Baca:

Pengamat lainnya, Ronny Pangemanan, turut menyambut baik komposisi pemain yang dipersiapkan. Ia menilai sektor tengah hingga lini depan diisi pemain-pemain dengan kualitas yang sangat baik. "Kalau para pemain naturalisasi ini nantinya bisa diizinkan klubnya untuk bermain di SEA Games 2025, saya kira Timnas Indonesia U-22 bisa bertarung dengan bagus melawan tim-tim kuat seperti Vietnam dan Thailand," ujarnya. "Karena, kita sebetulnya punya kekuatan baik di lini tengah. Selain Ivar, ada Arkhan Fikri, Toni Firmansyah, Robi Darwis, Rayhan Hannan, Ananda Raehan. Kan semua pemain muda ini bagus-bagus," sambung Bung Ropan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya