Jude Bellingham Minta Real Madrid Kompak Hadapi 6 Laga Berat, Ada Semangat Balas Dendam

Gelandang ini kini fokus dan minta rekan-rekannya setim bersatu serta tetap semangat menghadapi rangkaian pertandingan berat Real Madrid pasca jeda internasional.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 11 November 2025, 20:00 WIB
Jude Bellingham dari Real Madrid (ketiga dari kiri) merayakan setelah mencetak gol ketiga timnya dalam pertandingan La Liga Spanyol antara Real Madrid dan Valencia di Madrid, Spanyol, Sabtu, 1 November 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta - Bintang Real Madrid Jude Bellingham meminta rekan-rekannya fokus menghadapi pertandingan ke depan. Dia mendesak timnya dan Madridistas di seluruh dunia untuk kembali "bersatu" setelah hasil imbang tanpa gol lawan Rayo Vallecano pada Minggu sore (9/11/2025) waktu setempat.

Los Blancos beralih dari enam kemenangan beruntun menjadi kehilangan poin dalam dua pertandingan menjelang jeda internasional November. Raksasa Spanyol itu menderita kekalahan 0-1 dari Liverpool di Liga Champions dan kemudian hanya meraih satu poin dari lawatan mereka ke Vallecano.

Dua penampilan tersebut memicu gelombang kritik bagi pasukan Xabi Alonso, yang kini telah melewati 188 menit terakhir tanpa mencetak gol. Pelatih asal Spanyol itu bahkan harus menutup pembicaraan tentang krisis dalam konferensi pers pascapertandingannya.

Bellingham kemudian menggunakan media sosial untuk menyampaikan pernyataan kepada rekan satu timnya menyusul hasil imbang yang mengecewakan tersebut.

"Selalu sulit di Vallecano, tetapi kami mengambil poin ini dan terus maju," tulis sang gelandang di Instagram. "Kami harus tetap bersatu dan bersiap untuk pertandingan-pertandingan sulit lainnya setelah jeda. Hala Madrid."


Hanya Unggul Tiga Poin dari Barcelona

Momen selebrasi Jude Bellingham (Real Madrid) bersama rekan setim setelah mencetak gol pertama timnya dalam laga Liga Champions di Madrid, Spanyol, 23 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Penampilan pemain internasional Inggris itu, bersama dengan Arda Güler cukup cemerlang saat melawan Rayo Vallecano. Bellingham bahkan menciptakan peluang paling berbahaya bagi timnya, sementara juga hanya melakukan empat kesalahan umpan dalam 90 menit bermainnya.

Namun, penampilannya saja tidak cukup untuk membawa Los Blancos pulang dengan kemenangan. Kini, raksasa Spanyol itu hanya unggul tiga poin dari Barcelona, ​​yang mengamankan kemenangan 4-2 atas Celta Vigo pada Minggu malam, di puncak klasemen La Liga.


Enam Pertandingan Real Madrid Berikutnya Bisa Berpotensi Bermasalah

Pedri dari Barcelona berduel dengan Jude Bellingham dari Real Madrid dalam pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Bernat Armangue)

Pasukan Alonso akan mendapatkan jeda singkat dari tugas domestik selama dua minggu ke depan. Namun, setelah bursa transfer internasional November berakhir, Real Madrid akan menghadapi serangkaian pertandingan yang menantang, seperti yang disebutkan Bellingham.

Los Blancos akan memainkan empat pertandingan berikutnya di semua kompetisi tandang. Meskipun diunggulkan melawan Elche, Olympiacos, dan Girona, Real Madrid kesulitan di luar Santiago Bernabéu dan terbukti kurang konsisten di lingkungan yang keras sejauh musim ini.


Semangat Balas Dendam pada Real Madrid

Bek Real Madrid asal Jerman #22, Antonio Ruediger, gelandang Prancis #14, Aurelien Tchouameni, bek Inggris #12, Trent Alexander-Arnold, dan gelandang Inggris #05, Jude Bellingham, merayakan gol kedua tim mereka dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 antara FC Salzburg dari Austria dan Real Madrid dari Spanyol di Stadion Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada 26 Juni 2025. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Ujian terbesar di La Liga akan datang melawan Athletic Bilbao dan Celta Vigo. Kedua tim lebih dari mampu meraih hasil positif melawan pasukan Alonso dengan performa mereka saat ini.

Yang lebih menegangkan lagi adalah pertarungan Liga Champions melawan Manchester City. Cityzens dan Los Blancos telah saling serang selama beberapa tahun terakhir di panggung terbesar Eropa, dan tim asuhan Pep Guardiola akan bersemangat untuk membalas dendam setelah tersingkir lebih awal di tangan Real Madrid musim lalu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya