Pramono Temui Menko Airlangga, Ajukan Usulan Revitalisasi Kawasan Kota Tua-RS Sumber Waras Jadi PSN

Pramono menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Danantara beserta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam melakukan revitalisasi Kota Tua.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 10 November 2025, 17:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, bertemu dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025) (Pemprov DKI Jakarta)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, bertemu dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng Timur, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).

Dia mengajukan usulan revitalisasi kawasan Kota Tua dan pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe A standar internasional di Sumber Waras, Jakarta Barat agar ditetapkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Kami bertemu dengan Menko Perekonomian untuk membahas dua hal, yaitu pengembangan kawasan Kota Tua dan pembangunan rumah sakit bertaraf internasional di lahan Sumber Waras. Keduanya kami usulkan menjadi PSN agar proses pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan efisien,” kata Pramono.

Pramono menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta akan bekerja sama dengan Danantara beserta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam melakukan revitalisasi Kota Tua. Pasalnya, pemerintah pusat memiliki aset di kawasan Kota Tua, sehingga diperlukan kolaborasi agar pengembangan dan pengelolaan Kota Tua berjalan optimal.

“Di kawasan Kota Tua, ada sejumlah aset yang dimiliki pemerintah pusat melalui BUMN. Karena itu, sinergi dan kolaborasi antara Danantara dan Pemprov DKI akan sangat signifikan untuk memastikan revitalisasi berjalan dengan optimal,”jelas Pramono.

Menurutnya, dalam revitalisasi kawasan Kota Tua, Pemprov DKI akan bertugas untuk melakukan pekerjaan infrastruktur dasar, seperti pedestrian, perbaikan jalan, dan normalisasi sungai yang dimulai pada 2026. Sedangkan, aset yang berada di bawah pengelolaan Danantara akan dilakukan perbaikan oleh pemerintah pusat.

Selain itu, Pemprov DKI melalui PT MRT Jakarta sedang membangun transportasi publik MRT Fase 2 dengan rute Bundaran Hotel Indonesia (HI) ke Kota Tua yang akan rampung pada 2029. Dengan demikian, kawasan Kota Tua akan terkoneksi dengan sistem transportasi publik modern dan bertransformasi menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD).

“Sampai dengan tahun 2027, pembangunan MRT sudah dilakukan di bawah tanah, tidak ada lagi di permukaan. Sehingga, diharapkan renovasi ataupun penyempurnaan kawasan Kota Tua dapat dilakukan tahun 2027. Dan tahun 2029, MRT sudah tersambung ke Kota Tua dan menjadi kawasan TOD,” katanya.

 

RS Sumber Waras

Selain revitalisasi Kota Tua, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan pembangunan rumah sakit berstandar internasional di atas lahan Sumber Waras seluas 3,6 hektare setelah mendapatkan clearance dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kami ingin membangun rumah sakit tipe A yang bertaraf internasional. Dengan luas area dan lokasi yang strategis, kami ingin rumah sakit ini menjadi rujukan utama di Indonesa yang berkaitan dengan penyakit jantung, kanker, dan penyakit khusus lainnya,” ungkap Pramono.

Ia berharap, penetapan revitalisasi kawasan Kota Tua dan pembangunan RS di Sumber Waras menjadi PSN bakal memudahkan proses perizinan, pendanaan, dan koordinasi lintas lembaga.

 

Bakal Dipelajari

Pramono mengungkapkan, Menko Perekonomian akan mempelajari proposal yang diajukan Pemprov DKI Jakarta tersebut. Ia optimis pemerintah pusat akan mendukung usulan itu karena dua proyek itu membawa manfaat langsung kepada masyarakat.

“Spirit usulan ini untuk kepentingan bersama. Saya yakin pemerintah pusat akan memberikan dukungan penuh. Kami akan segera melengkapi semua administrasi yang dibutuhkan untuk pembangunan Kota Tua dan rumah sakit di Sumber Waras,” ucap dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya