Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Australia pada 11 November 2025: Menlu Sugiono: Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Usai melakukan kunjungan ke Australia, Prabowo dijadwalkan akan menemui Raja Yordania pada 14 November 2025 di Jakarta.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 10 November 2025, 17:07 WIB
Pertemuan bilateral Presiden RI Prabowo Subianto dan PM Australia Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 15 Mei 2025. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Sugiono memastikan bahwa Presiden akan memenuhi undangan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, untuk melakukan kunjungan kenegaraan.

Presiden Prabowo dijadwalkan akan bertolak ke Australia pada 11 November 2025 dan akan melakukan pertemuan dengan PM Albanese pada 12 November 2025.

Keterangan tersebut disampaikan Menlu Sugiono usai menggelar pernyataan bersama dengan Menlu Kroasia Gordan Grlić-Radman di Gedung Pancasila, Senin (10/11/2025).

Menurut Sugiono, Presiden Prabowo dijadwalkan berangkat pada Selasa besok—jika tidak ada perubahan agenda.

“Di Australia, Presiden akan membahas sejumlah isu terkait penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Australia, serta upaya mempererat kolaborasi yang selama ini sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan people-to-people contact juga menjadi salah satu fokus pembahasan, mengingat hubungan masyarakat kedua negara telah terjalin erat selama bertahun-tahun.

Kunjungan tersebut diperkirakan berlangsung singkat, hanya satu hari, sebelum Presiden kembali ke Jakarta.

“Setibanya di Tanah Air, Presiden dijadwalkan menerima kunjungan Raja Yordania pada 14 November 2025, tentu dengan catatan agenda tersebut masih sesuai rencana dan tidak ada dinamika situasi yang mengubah jadwal,” kata Menlu Sugiono.

Menanggapi kemungkinan pembahasan komoditas litium dalam pertemuan dengan Albanese, Sugiono menjelaskan bahwa perbincangan antar-pemimpin biasanya berada pada tataran umum, terutama menyangkut kerja sama ekonomi secara luas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya