Liputan6.com, Jakarta Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning mengatakan, masih banyak pelayanan BPJS Kesehatan di lapangan yang masih mempersulit hak pasien.
Hal ini disampaikannya saat Seminar Pelatihan Relawan Kesehatan PDIP yang digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (8/11/2025).
Advertisement
"BPJS itulah sebenarnya intinya, BPJS itu untuk memperkecil birokrasi kesehatan. Tapi kan sekarang yang di lapangan malah jadi berbelit-belit," kata Ribka dalam keterangannya.
Karena itu, menurut Ribka penting bagi para relawan untuk mendampingi para pasien, dengan dibekali pengetahuan hukum untuk memastikan terpenuhinya hak konstitusional masyarakat untuk sehat.
"(Relawan) jago dengan undang-undang, ketika dia berhadapan mentok, kita (yang bantu) ini kan pendamping pasien," jelas dia.
"Makanya, kita semua, rakyat berhak sehat, siapapun dari presiden sampai tukang sapu. Hak sehat itu sama, dan itu undang-undangnya ada. Di Undang-Undang Dasar 45, Pasal 28H ayat (1) dan Pasal 34," sambungnya.
Karena itu, sesuai perintah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarniputri, meminta para relawan wajib menolong siapapun.
"Kalau perintah Ibu Ketua Umum, ketika kita menolong orang, jangan lihat dia bukan tim kita, dia bukan orang partai kita. Oh, nolong orang tuh ya semua aja kita tolong. Nothing to lose dulu ya, kita toh nolong orang," tuturnya.
Sekjen PDIP: Relawan Kesehatan Harus Jadi Jaring Kemanusiaan
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, melontarkan kritik tajam terhadap praktik penolongan pasien yang hanya dilakukan untuk pencitraan.
Dia menuturkan, komitmen partainya dalam memperkuat jaringan relawan kesehatan harus murni didasari panggilan hidup dan ideologis sebagai bentuk pengabdian nyata kepada rakyat, bukan demi kepentingan elektoral.
Adapun ini disampaikan Hasto dalam acara seminar Pelatihan Relawan Kesehatan PDIP di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Acara ini dihadiri oleh relawan se-Jabodetabek dan Sukabumi.
Hasto menyampaikan, gerakan kemanusiaan ini berbeda dari kepentingan elektoral semata. Ia menekankan bahwa motif gerakan ini haruslah murni didasari oleh cinta kepada tanah air dan kemanusiaan, serta kesadaran bahwa rakyat membutuhkan pertolongan.
“Menjalankan fungsi kemanusiaan itu bukan elektoral. Elektoral itu pasti akan dapat ketika kita turun ke bawah, menyatu bersama rakyat,” jelas Hasto.
“Jadi, jangan elektoralnya dulu yang dikedepankan. Jadikan relawan kesehatan ini sebagai panggilan hidup kita, sebagai panggilan ideologis,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Hasto juga menyampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyambut baik hadirnya relawan ini.
“Ibu Ketua Umum memberikan dukungan sepenuhnya terhadap relawan kesehatan ini dalam upaya mendampingi pasien,” ujarnya.