Komisaris MCOL Beli 1,08 Juta Saham, Segini Nilainya

Komisaris PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) Diah Asriningpuri kini genggam 3,98 juta saham MCOL.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 07 November 2025, 07:32 WIB
Layar komputer menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Komisaris PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL), Diah Asriningpuri Sugianto menambah kepemilikan saham di MCOL pada 5 November 2025.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (7/11/2025), Komisaris Prima Andalan Mandiri Diah Asriningpuri Sugianto membeli 1.088.200 saham MCOL dengan harga Rp 3.800 per saham pada 5 November 2025. Dengan demikian, nilai pembelian saham MCOL itu sebesar Rp 4,13 miliar.

"Tujuan dari transaksi investasi, status kepemilikan langsung,” demikian seperti dikutip.

Setelah transaksi pembelian saham MCOL, Diah mengenggam 3.983.000 saham atau setara 0,1120217% dari sebelumnya 2.894.800 saham atau setara 0,0814161%.

Pada penutupan perdagangan Kamis, 6 November 2025, harga saham MCOL melemah 0,78% ke posisi Rp 3.810 per saham. Harga saham MCOL berada di level tertinggi Rp 3.860 dan level terendah Rp 3.800 per saham. Total frekuensi perdagangan 26 kali dengan volume perdagangan 92 saham. Nilai transaksi Rp 35,1 juta.

Sementara itu,  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Namun, IHSG hari ini kembali menembus level tertinggi di tengah mayoritas sektor saham yang menghijau.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup naik 0,22% ke posisi 8.337,05. Indeks LQ45 naik 0,09% ke posisi 847,64. Sebagian besar indeks saham acuan memerah.

Pada perdagangan Kamis pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.362,91 dan level terendah 8.289,89. Sebanyak 394 saham menguat sehingga angkat IHSG. Namun, 259 saham melemah dan 158 saham diam di tempat.

Kinerja Kuartal III 2025

Ilustrasi Laporan Keuangan atau Laba Rugi. Foto: Freepik/ pch.vector

PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) membukukan penurunan pendapatan dan laba hingga September 2025.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke BEI, Perseroan meraup pendapatan USD 486,98 juta hingga September 2025. Pendapatan tersebut turun 18,21% dari periode sama tahun sebelumnya USD 595,41 juta.

Beban pokok pendapatan susut 6,88% menjadi USD 394,62 juta hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 423,81 juta. Namun, laba kotor perseroan turun 46,17% menjadi USD 92,36 juta dari periode sama tahun sebelumnya USD 171,59 juta.

Perseroan menekan beban penjualan dari USD 21,36 juta menjadi USD 19,17 juta. Beban umum dan administrasi susut menjadi USD 24,51 juta hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 25,37 juta.

Biaya keuangan turun menjadi USD 4,68 juta hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 4,86 juta. Pendapatan keuangan turun menjadi USD 4,85 juta hingga September 2025 dari September 2024 sebesar USD 5,86 juta.

 

Aset MCOL

Ilustrasi Laporan Keuangan, Laba, Rugi. Foto: Freepik/mindandi

Perseroan mencatat laba sebelum pajak penghasilan susut 59,9% menjadi USD 51,52 juta hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 128,80 juta. Perseroan mencatat laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 64,04% menjadi USD 35,79 juta hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 99,55 juta.

Perseroan mencatat laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD 0,01007 hingga September 2025 dari periode sama tahun sebelumnya USD 0,02800.

Perseroan mencatat ekuitas turun menjadi USD 576,29 juta hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar USD 581,69 juta. Liabilitas turun menjadi USD 150,58 juta hingga September 2025 dari Desember 2024 sebesar USD 177,51 juta.

Aset perseroan turun menjadi USD 726,87 juta hingga kuartal III 2025 dari Desember 2024 sebesar USD 759,21 juta. Perseroan kantongi kas dan setara kas sebesar USD 180,32 juta hingga September 2025.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya