Liputan6.com, Jakarta - Program Magang Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui platform Maganghub kembali dibuka untuk Batch 2. Kesempatan ini hadir mulai Kamis, 6 November 2025, memberikan peluang berharga bagi lulusan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Inisiatif pemerintah ini bertujuan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Pembukaan pendaftaran Batch 2 ini merupakan kelanjutan dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kompetensi dan pengalaman kerja para fresh graduate. Melalui program Maganghub Kemnaker, peserta akan mendapatkan pengalaman kerja nyata di berbagai sektor industri strategis. Ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mempersiapkan tenaga kerja siap pakai.
Advertisement
Pendaftaran untuk program magang bergengsi ini berlangsung hingga 12 November 2025, dengan proses seleksi yang ketat. Calon peserta diharapkan segera mendaftar melalui laman resmi Maganghub Kemnaker untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini. Program ini juga menawarkan uang saku serta jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para peserta.
Tujuan dan Target Maganghub Kemnaker
Program Maganghub Kemnaker memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi. Inisiatif ini juga berfokus pada pemberian pengalaman kerja nyata di dunia industri, sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi para lulusan baru. Dengan demikian, program ini berupaya mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai dan relevan dengan kebutuhan pasar.
Kementerian Ketenagakerjaan menargetkan ketersediaan 100 ribu lowongan magang hingga akhir tahun 2025. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 ribu lowongan akan difasilitasi melalui Program Maganghub Batch 2. Target ambisius ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengatasi tantangan ketenagakerjaan dan membekali generasi muda.
Kerangka Hukum dan Dukungan Pemerintah
Program magang ini diatur secara resmi dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 8 Tahun 2025. Regulasi ini memberikan landasan hukum yang kuat bagi pelaksanaan program, memastikan standar dan hak-hak peserta terjaga. Kehadiran Permenaker ini menegaskan keseriusan pemerintah dalam mengelola program pemagangan nasional.
Selain itu, Program Magang Nasional merupakan bagian integral dari “Paket Ekonomi 8+4+5 2025”. Paket ini diluncurkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Keterlibatan di tingkat kebijakan tertinggi menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap inisiatif peningkatan kualitas sumber daya manusia ini.
Jadwal Penting Maganghub Batch 2
Calon peserta Maganghub Kemnaker perlu memperhatikan jadwal penting untuk Batch 2. Pendaftaran perusahaan dan usulan program pemagangan telah diperpanjang dari 24 Oktober hingga 5 November 2025. Ini memberikan kesempatan bagi perusahaan untuk berpartisipasi dalam program nasional ini.
Pendaftaran peserta pemagangan dibuka mulai 6 November hingga 12 November 2025. Setelah itu, proses seleksi peserta akan dilaksanakan dari 12 November hingga 20 November 2025. Pengumuman peserta yang lolos seleksi dijadwalkan pada 21 November 2025.
Pelaksanaan magang bagi peserta yang berhasil akan dimulai pada 24 November 2025. Program magang ini akan berlangsung selama enam bulan penuh, dan berakhir pada 23 Mei 2026. Peserta diharapkan mempersiapkan diri untuk mengikuti seluruh rangkaian jadwal yang telah ditetapkan.
Syarat dan Manfaat Bagi Peserta Maganghub
Untuk dapat mendaftar Maganghub Kemnaker Batch 2, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan. Mereka harus Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) aktif. Peserta juga harus merupakan lulusan program pendidikan Diploma (D1-D4) atau Sarjana (S1) paling lama satu tahun sejak tanggal ijazah.
Selain itu, perguruan tinggi asal peserta harus terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Peserta diwajibkan siap mengikuti program magang selama enam bulan penuh tanpa ada batasan usia. Syarat tambahan mungkin berlaku tergantung pada lowongan magang yang diminati.
Peserta yang lolos program Magang Nasional akan memperoleh berbagai manfaat. Mereka akan menerima uang saku setara upah minimum provinsi (UMP) yang dibayarkan pemerintah. Selain itu, peserta juga mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan.
Manfaat lainnya termasuk pendampingan dan bimbingan langsung dari mentor profesional di perusahaan. Peserta akan mendapatkan pengalaman kerja langsung yang berharga, serta sertifikat pemagangan resmi setelah menyelesaikan program. Kesempatan membangun jejaring profesional juga menjadi nilai tambah yang signifikan.
Perusahaan Mitra dan Cara Pendaftaran Maganghub Kemnaker
Program Magang Nasional ini didukung oleh puluhan perusahaan swasta dan BUMN terkemuka di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Bank Tabungan Negara (BTN), Pertamina Power Indonesia, Semen Gresik, dan Toyota Indonesia. Ada pula Wika Indonesia, Persero Batam, Sanken, INKA, Mustika Ratu, Detik Network, Garuda Food, dan Kereta Api Indonesia (KAI).
Pendaftaran untuk program Maganghub Kemnaker dilakukan secara daring melalui laman resmi maganghub.kemnaker.go.id. Langkah pertama adalah membuat akun SIAPKerja atau mendaftar langsung di laman Maganghub. Calon peserta perlu mengisi NIK, nama lengkap, dan email aktif, lalu mengaktifkan akun dengan kode OTP.
Setelah akun aktif, peserta harus melengkapi profil di dashboard SIAPKerja. Selanjutnya, kunjungi kembali laman Maganghub, pilih program pemagangan yang diminati, dan submit pendaftaran. Sistem akan melakukan verifikasi, dan peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap penempatan oleh perusahaan mitra.
Sebelum mendaftar, calon peserta disarankan menyiapkan beberapa dokumen penting. Dokumen-dokumen tersebut meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), ijazah D3/S1 atau Surat Keterangan Lulus (SKL), Curriculum Vitae (CV), pas foto, serta email aktif dan nomor HP. Persiapan ini akan memperlancar proses pendaftaran.