Laba DKHH Melonjak 234% di Kuartal III 2025

DKHH berhasil mencatat lonjakan laba bersih 234% di kuartal III 2025 berkat strategi efisiensi dan manajemen biaya yang efektif.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 05 November 2025, 14:50 WIB
PT Cipta Sarana Medika (DKHH), pengelola rumah sakit DKH Cibadak akan menerbitkan saham baru melalui penawaran perdana (IPO) sebanyak 530 juta saham atau 20,78%. (Dok DKHH)

Liputan6.com, Jakarta - PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) atau DKH Hospitals mencatat lonjakan kinerja keuangan signifikan pada kuartal III 2025 berkat strategi efisiensi yang dijalankan secara konsisten. Emiten sektor kesehatan ini berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih hingga 234% secara tahunan (year on year/yoy), dari Rp 2,04 miliar menjadi Rp 6,82 miliar sepanjang Januari–September 2025.

Lonjakan tersebut membuat laba per saham naik ke level Rp993 per akhir September 2025.

“Kami bersyukur atas kepercayaan investor serta masyarakat terhadap perusahaan. Kami akan terus memperkuat posisi sebagai penyedia layanan kesehatan di wilayah underserved yang adaptif dan bertumbuh cepat, seperti yang tertuang dalam visi kami yaitu ‘Mewujudkan Indonesia Sehat’,” ujar Direktur Utama DKHH, Satria M. Wilis, dalam keterangan tertulis, Rabu (5/11/2025).

Manajemen DKHH menyebut pencapaian tersebut menjadi bukti efektivitas strategi efisiensi yang diterapkan sejak awal tahun. Emiten yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Mei 2025 ini mampu menjaga profitabilitas meski pendapatan mengalami sedikit penurunan.

 

Penurunan Beban Usaha

Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Penurunan beban usaha menjadi kunci utama kinerja positif DKHH. Beban usaha turun dari Rp 24,81 miliar menjadi Rp 18,79 miliar, terutama karena beban penjualan berhasil ditekan dari Rp 4,49 miliar menjadi Rp 2,13 miliar.

Sementara itu, beban umum dan administrasi juga menyusut dari Rp20,33 miliar menjadi Rp 16,65 miliar, dan beban keuangan turun dari Rp 8,60 miliar menjadi Rp 7,56 miliar.

Langkah efisiensi ini sukses mengimbangi penurunan pendapatan yang hanya terkoreksi tipis dari Rp 113,28 miliar menjadi Rp 110,91 miliar hingga akhir September 2025.

 

Target Tahun Ini

Manajemen DKHH tetap optimistis dapat melampaui target keuangan tahun ini, yakni laba bersih Rp 8,2 miliar dan pendapatan Rp 165 miliar.

Perseroan menegaskan komitmennya untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta memperluas akses layanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya