Liputan6.com, Jakarta- Mata merah terjadi karena pembulu darah kecil di permukaan melebar, hal ini membuat bagian putih mata tampak memerah. Kemerahan pada mata bisa terjadi pada satu mata atau keduanya.
Kondisi ini dapat muncul secara perlahan, mulai dari warna merah muda hingga menjadi kemerahan yang semakin lama semakin merah jika tidak ditangani. Namun, pada beberapa kasus mata merah, kemerahan sendiri muncul secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya.
Advertisement
Terdapat beberapa kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami mata merah, berikut diantaranya seperti mengutip WebMD.
1. Alergi
Pemicu alergi yang berasal dari luar ruangan biasanya disebabkan oleh sari dari tumbuhan. Sementara itu, penyebab lainnya yang berasal dari dalam ruangan dipicu oleh bulu hewan peliharaan, debu, jamur.
Reaksi yang muncul biasanya gatal dan rasa terbakar pada mata.
2. Mata Kering
Kondisi mata kering jika dibiarkan bisa menimbulkan rasa perih lalu menyebabkan luka pada kornea. Berikut ini gejala mata kering yang perlu diperhatikan:
- Mata berasa seperti ada pasir
- Terasa terbakar pada mata
- Penglihatan kabur
- Kelopak mata berat
- Tidak bisa menangis
- Kelelahan mata
- Keluar air mata berlebih
- Keluarnya cairan yang berserabut.
3. Infeksi Bakteri
Mata merah dapat disebabkan oleh kontak lensa yang tidak steril membawa bakteri ke mata. Selain itu, mata merah diakibatkan virus maupun bakteri, hal ini yang membuat penyakit mudah menular dan perlu penanganan dokter.
4. Cedera pada Mata
Mengutip laman EMC, mata merah juga bisa terjadi karena trauma atau luka pada mata, seperti terkena benda asing, goresan, atau pukulan, dapat menyebabkan mata merah. Perhatian medis diperlukan untuk mencegah komplikasi yang serius.
5. Glaukoma Sudut Tertutup Akut
Mata merah dapat menjadi tanda kondisi serius seperti glaukoma sudut tertutup akut. Hal Ini merupakan keadaan darurat medis yang terjadi akibat peningkatan tekanan dalam mata secara tiba-tiba. Selain mata merah, gejala lain meliputi nyeri hebat, penglihatan kabur, dan mual.
Pemulihan Mata Merah
Untuk membantu proses pemulihan, penderita mata merah disarankan tidak menggosok mata. Lalu hindari penggunaan lensa kontak untuk sementara waktu, serta mengompres mata dengan air dingin jika terasa tidak nyaman.
Jika bercak merah disertai rasa nyeri hebat, gangguan penglihatan, atau sering terjadi berulang kali, sebaiknya segera periksa ke dokter mata untuk memastikan tidak ada gangguan serius di baliknya.