3 ABG Ditangkap Buntut Tawuran Pelajar di Sawangan Depok, Ada yang jadi Eksekutor hingga Penyedia Sajam

Tawuran bermula dari dua kelompok pelajar janjian di media sosial.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 03 November 2025, 13:36 WIB
Sajam Dipakai Tawuran di Sawangan (Foto: Dicky Agung/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta Tiga anak di bawah umur ditangkap karena terlibat tawuran pelajar di wilayah Pasir Putih, Sawangan, Jumat (31/11/2025) lalu. Ketiganya berinisial FJ, IB dan TA.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi mengatakan dari tangan ketiganya didapati senjata tajam yang diduga kuat dipakai untuk tawuran.

“Iya, tiga orang ABH berhasil diamankan,” ujar Made, Senin (3/11/2025).

Adapun peran dari para ABH tersebut, FJ melakukan pembacokan, TA berperan sebagai joki, dan IB sebagai penyedia senjata tajam. Sajam yang disita yakni satu bilah gobang dan dua bilah celurit.

"Ketiganya telah ditahan di Polsek Bojongsari guna proses hukum lebih lanjut," jelas Made.

Kronologi Tawuran

Diketahui antara kelompok korban DF dan JB serta tiga ABH yang berstatus pelajar membuat janji di media sosial untuk melakukan tawuran. Setelah bertemu, tiga pelaku menyerang korban menggunakan sajam hingga jatuh dair motor.

"Ketiga ABH menyerang korban dari belakang menggunakan senjata tajam hingga terjatuh dari motor. Setelah itu, masih sempat mendapatkan serangan lagi sebelum akhirnya ditemukan oleh warga," terang Made.

Kedua korban yang mengalami luka-luka kemudian dibawa ke RSUD Kota Depok untuk mendapatkan perawatan medis. Satu korban telah diperbolehkan kembali ke rumah namun satu korban lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

“Iya satu korban sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis terhadap lukanya,” ucap Made.

 

Tawuran Bermula dari Janjia di Medsos

Diketahui antara kelompok korban DF dan JB serta tiga ABH yang berstatus pelajar membuat janji di media sosial untuk melakukan tawuran. Setelah bertemu, tiga pelaku menyerang korban menggunakan sajam hingga jatuh dair motor.

"Ketiga ABH menyerang korban dari belakang menggunakan senjata tajam hingga terjatuh dari motor. Setelah itu, masih sempat mendapatkan serangan lagi sebelum akhirnya ditemukan oleh warga," terang Made.

Kedua korban yang mengalami luka-luka kemudian dibawa ke RSUD Kota Depok untuk mendapatkan perawatan medis. Satu korban telah diperbolehkan kembali ke rumah namun satu korban lainnya menjalani perawatan di rumah sakit.

“Iya satu korban sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan medis terhadap lukanya,” ucap Made.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya