Tol Bocimi, Urat Nadi Baru Penghubung Jawa Barat Bagian Selatan

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 31 Oktober 2025, 16:15 WIB
Tol Bocimi, Urat Nadi Baru Penghubung Jawa Barat Selatan
Pembangunan ruas jalan tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) terus dikembangkan, dan kini memasuki seksi 3 yang menghubungkan Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,7 kilometer. Tol Bocimi menjadi infrastruktur penting untuk memperkuat konektivitas wilayah Jawa Barat bagian selatan. Jalur ini membuka akses lebih cepat menuju kawasan yang dikenal memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan latar keindahan alam seperti Gunung Salak dan panorama Sukabumi, kehadiran tol ini diharapkan mempercepat arus wisatawan serta distribusi barang dan jasa. Selain mendukung pengembangan destinasi wisata, Tol Bocimi juga berperan besar dalam memperlancar jalur logistik dari dan menuju Sukabumi. Kehadirannya mampu memangkas waktu tempuh Jakarta–Sukabumi dari sekitar tujuh jam menjadi hanya dua jam. Hal ini tidak hanya mengurangi kepadatan di jalur nasional, tetapi juga membuka peluang pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat bagian selatan.
Foto udara memperlihatkan ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dengan latar belakang Gunung Salak di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Pembangunan ruas jalan tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) terus dikembangkan, dan kini memasuki seksi 3 yang menghubungkan Cibadak–Sukabumi Barat sepanjang 13,7 kilometer. (merdeka.com/Arie Basuki)
Foto udara memperlihatkan ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dengan latar belakang Gunung Salak di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Tol Bocimi menjadi infrastruktur penting untuk memperkuat konektivitas wilayah Jawa Barat bagian selatan. (merdeka.com/Arie Basuki)
Foto udara memperlihatkan ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Jalur ini membuka akses lebih cepat menuju kawasan yang dikenal memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. (merdeka.com/Arie Basuki)
Foto udara memperlihatkan ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dengan latar belakang Gunung Salak di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Dengan latar keindahan alam seperti Gunung Salak dan panorama Sukabumi, kehadiran tol ini diharapkan mempercepat arus wisatawan serta distribusi barang dan jasa. (merdeka.com/Arie Basuki)
Foto udara memperlihatkan ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Selain mendukung pengembangan destinasi wisata, Tol Bocimi juga berperan besar dalam memperlancar jalur logistik dari dan menuju Sukabumi. (merdeka.com/Arie Basuki)
Foto udara memperlihatkan ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Kehadirannya mampu memangkas waktu tempuh Jakarta–Sukabumi dari sekitar tujuh jam menjadi hanya dua jam. (merdeka.com/Arie Basuki)
Foto udara memperlihatkan ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). Hal ini tidak hanya mengurangi kepadatan di jalur nasional, tetapi juga membuka peluang pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat bagian selatan. (merdeka.com/Arie Basuki)
Foto udara memperlihatkan ruas Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dengan latar belakang Gunung Salak di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025). (merdeka.com/Arie Basuki)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya