Pengabdian Kemanusiaan, Bhakti Kanyini Ausindo 2025 Wujudkan Aksi Sosial untuk Warga Bayah

Aksi kemanusiaan lahir dari kerja sama resmi antara Tzu Chi dan TNI melalui nota kesepahaman yang telah terjalin sejak lama.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 31 Oktober 2025, 04:09 WIB
Kegiatan Bakti Sosial Bhakti Kanyini Ausindo 2025 di SMKN 1 Panggarangan, Bayah, Banten (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

Liputan6.com, Jakarta - Kegiatan Bakti Sosial Bhakti Kanyini Ausindo 2025 di SMKN 1 Panggarangan, Bayah, Banten, menjadi wujud nyata kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Australian Defence Force (ADF), Yayasan Budha Tzu Chi dan seluruh stake holders dari pemerintah daerah setempat dan warga sipil dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari latihan gabungan internasional yang mengedepankan kerja sama kemanusiaan lintas sektor.

Menurut dr. Ruth Oni Angriani A., MARS, dari Yayasan Budha Tzu Chi, aksi kemanusiaan lahir dari kerja sama resmi antara Tzu Chi dan TNI melalui nota kesepahaman yang telah terjalin sejak lama.

"Setiap kali ada tanggap darurat dari TNI, kami ikut turun karena misi kami juga di bidang kemanusiaan dan medis. Kami senang bisa kembali mendukung masyarakat, meski lokasinya jauh,” ujar Ruth di lokasi kepada awak media, Kamis (30/10/2025).

Dia menuturkan, semangat kemanusiaan menjadi fondasi setiap kegiatan Tzu Chi, termasuk dalam kolaborasi kali ini.

"Kami sudah komit pada tanggap darurat sejak tsunami Aceh. Kami juga aktif membangun rumah di Palu dan daerah terdampak lainnya. Prinsip kami, membantu tanpa batas, bekerja sama dengan instansi pemerintah, agar setiap bantuan tepat sasaran,” tegas dia.

Ruth mengungkap, dalam kegiatan di Bayah, Yayasan Budha Tzu Chi menurunkan empat dokter gigi, delapan dokter umum, serta tenaga perawat dan analis farmasi. Mereka juga membawa obat-obatan sesuai standar operasi prosedur, disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

"Kami berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Lebak dan TNI, agar dunia melihat bahwa Indonesia benar-benar bergotong royong dalam urusan kemanusiaan,” jelas dr. Ruth.

 

Pengabdian Tulus

Kegiatan Bakti Sosial Bhakti Kanyini Ausindo 2025 di SMKN 1 Panggarangan, Bayah, Banten (Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro)

Sementara itu, Letkol Laut (K/W) N. Tyas SF dari Puskes TNI selaku Medical Planner Bhakti Kanyini Ausindo menjelaskan bahwa kegiatan medical civic action program kali ini difokuskan pada penanggulangan bencana dengan semangat pengabdian tulus kepada masyarakat.

"Sesuai dengan temanya, Bhakti Kanyini berarti pengabdian yang ikhlas. Kami bekerja sama antara TNI, ADF, instansi pemerintah, serta pihak sipil seperti Budha Tzu Chi, rumah sakit, dan Dinas Kesehatan,” ujar Letkol Tyas.

Dia menambahkan, kegiatan ini juga melibatkan satuan TNI di wilayah Banten seperti Denkesyah Serang, Rumah Sakit Kencana, dan Lanar Banten.

"Kami bersatu antara TNI, sipil, dan lembaga non-pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik. Target kami melayani 200–300 pasien umum dan sekitar 50 pasien gigi, ditambah pembagian kacamata gratis dari Budha Tzu Chi,” seru dia.

Letkol Tyas juga menyampaikan apresiasinya kepada Yayasan Budha Tzu Chi yang turut mendukung kegiatan tersebut.

"Kami sangat berterima kasih kepada Tzu Chi atas dukungannya. Kolaborasi ini menunjukkan kekuatan kerja sama dalam misi kemanusiaan,” dia menandasi

Sebagai informasi, kegiatan bakti sosial ini disambut antusias oleh masyarakat Bayah. Sebagian besar warga yang datang merupakan lansia dengan keluhan umum seperti nyeri lutut, sakit pinggang, gangguan pencernaan, dan sakit kepala.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya