Tak Mau Mengalah, Ruben Amorim Terpaksa Hancurkan Mimpi Aset Berharga Manchester United

Pelatih Manchester United Ruben Amorim bisa terpaksa menghancurkan mimpi Kobbie Mainoo tampil di Piala Dunia 2026, lantaran tak mau membiarkan dia dipinjamkan ke klub lain demi mencari menit bermain.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 31 Oktober 2025, 17:00 WIB
Kobbie Mainoo santer disebut ingin dipinjamkan dari Manchester United di Januari 2026 demi bisa mencari tambahan menit bermain. (AFP/Ben Stansall)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Manchester United Ruben Amorim bisa terpaksa menghancurkan mimpi aset jebolan akademi klub, Kobbie Mainoo, untuk bermain di Piala Dunia 2026.

Dilansir dari TeamTalk, pria asal Portugal itu enggan menyetujui keinginan Mainoo pindah ke tempat lain demi mencari tambahan menit bermain.

Sebagaimana diketahui, jasa Mainoo sebenarnya tidak terlalu sering dipakai di Old Trafford akhir-akhir ini. Dia baru bermain selama 138 menit dalam 7 pertandingan Liga Inggris, tanpa sekali pun menjadi starter. 

Situasi itu dikatakan membuat pemain berusia 20 tahun merasa sangat frustrasi. Dia khawatir minimnya waktu bermain bakal memastikan dia kehilangan tempat dalam skuad Thomas Tuchel untuk turnamen Piala Dunia 2026.

“Kobbie tahu dia butuh konsistensi dalam bermain sepak bola untuk berkembang dan tetap berada di Timnas Inggris," ungkap seorang sumber yang dekat dengan Mainoo, dilansir TeamTalk

“Duduk di bangku cadangan United tidak akan membantu (mencapai) tujuannya,” tambah sumber yang sama.


Mainoo Ingin Dipinjamkan, tapi…

Pemain Manchester United, Kobbie Mainoo (kiri) merayakan gol penyeimbang 4-4 ke gawang Lyon dalam laga lanjutan Liga Europa 2024/2025 di Old Trafford, Manchester, Inggris, Jumat (18/04/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Sejumlah laporan akhir-akhir ini menyebut Kobbie Mainoo sangat ingin dipinjamkan dari Manchester United di bursa transfer Januari 2026.

Kebetulan Napoli menginginkan jasanya. Mereka butuh tambahan di lini tengah menyusul potensi absen panjang Kevin De Bruyne usai mengalami cedera saat membantu timnya mengalahkan Inter Milan 3-1 di Serie A, Sabtu (25/10/2025) lalu.

Laporan TeamTalk juga mengungkap Mainoo punya banyak peminat dari Liga Inggris. Tottenham Hotspur kabarnya memantau situasi dia dengan saksama lantaran Thomas Frank ingin menambah mobilitas dan visi di lini tengahnya. 

Newcastle United melihat Mainoo sebagai target utama mereka dalam upaya mengejar tiket panggung Eropa. Demikian pula dengan Manchester City dan Brentford yang sama-sama dikaitkan dengan talenta jebolan akademi MU.


Bertekad Pertahankan Mainoo

Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Sayangnya, harapan Kobbie Mainoo untuk memperbaiki menit bermain dan mengejar tempat di Piala Dunia terancam buyar sebab Manchester United tidak terlalu berniat menyetujui kepergiannya.

Menurut TeamTalk, pelatih Ruben Amorim bertekad mempertahankan dia untuk menambah kedalaman skuad, kendati Mainoo sebenarnya kesulitan mendapat menit bermain reguler. 

Pelatih Portugal memandang gelandang berusia 20 tahun sebagai pelapis vital di lini tengah yang kerap dirundung cedera dan inkonsistensi. 

Amorim enggan melemahkan pilihannya di pertengahan musim, sehingga langkah melepas Kobbie Mainoo pada Januari jadi sesuatu yang sulit diwujudkan.


Menanti Mantan Anak Buah Ruben Amorim

Ruben Amorim pada laga pekan ke-3 Premier League 2025/2026 antara Manchester United vs Burnley - AP Photo/Ian Hodgson

Sementara itu, Manchester United sebenarnya sempat dikaitkan dengan perekrutan gelandang lain, salah satunya Morten Hjulmand, dari Sporting CP. 

Manchester United punya keuntungan untuk memenangkan perlombaan merekrut sang pemain, buntut hubungannya dengan pelatih Ruben Amorim. 

Juru taktik Portugal pernah bekerja sama dengan Hjulmand saat masih bertugas di Sporting. Malahan, Amorim merupakan sosok yang merekrutnya dari Lecce pada musim panas 2023.

Namun, menurut Football Insider, Setan Merah harus sabar menunggu sampai musim panas jika ingin mewujudkan penandatanganan ini. Sporting disebut masih ingin mempertahankan kaptennya hingga pengujung kampanye 2025/2026.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya