Liputan6.com, Nusantara Ratusan pelajar di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, mendapat pembekalan keterampilan digital dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Para pelajar ini merupakan warga yang nantinya akan menjadi warga ibu kota baru Indonesia.
Sejumlah kegiatan digelar untuk memperkuat kapasitas generasi muda di sekitar kawasan pembangunan ibu kota baru melalui berbagai kegiatan peningkatan kemampuan digital. Salah satunya adalah workshop bertajuk “Glo-Up: 1000 Ide” yang digelar bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara pada pertengahan Oktober lalu.
Advertisement
Sebanyak 535 pelajar dari 16 sekolah setingkat SMP, SMA, MA, dan SMK di Kecamatan Sepaku terlibat aktif. Melalui pelatihan bertema “Peningkatan 1000 SDM Gen Z yang Bijak, Kreatif, dan Cerdas melalui Pelatihan Social Media Specialist dan AI Menuju Smart City IKN”, para siswa mendapatkan pembekalan keterampilan pembuatan konten digital, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta etika bermedia sosial.
Otorita IKN perlu menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar siap berperan dalam ekosistem digital IKN yang tengah dibangun. Dalam pelatihan tersebut, siswa dibimbing langsung oleh tiga praktisi digital dan konten kreator dari Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Mereka membagikan pengalaman seputar kreativitas, komunikasi digital, dan penggunaan AI secara produktif.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa penguatan kualitas SDM menjadi tantangan utama dalam membangun Ibu Kota Nusantara.
“Menyiapkan SDM untuk ibu kota akan lebih susah dibanding membangun sarana dan prasarana. Sebentar lagi, kita bersama-sama akan membangun dan membuat kawasan Sepaku sebagai Menteng-nya Nusantara,” ujarnya.
Basuki juga mengumumkan pemberian beasiswa khusus bagi tiga pelajar yang diterima di ITB sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pendidikan dan kesiapan talenta muda di wilayah sekitar IKN.
Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai peningkatan literasi digital merupakan langkah penting agar generasi muda mampu beradaptasi dengan perubahan. “IKN bukan hanya tentang gedung megah, tetapi tentang membangun peradaban baru yang cerdas dan beretika digital,” ujarnya. Ia berharap pelajar di Sepaku dapat menjadi pencerita Nusantara yang kreatif dan bertanggung jawab di ruang digital.
Pengabdian Masyarakat
Dari pihak ITB, kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat dan layanan kepakaran yang dijalankan oleh Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB. Ketua tim kegiatan, Intan Rizky Mutiaz, menjelaskan bahwa pelatihan dirancang agar siswa mampu berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan konten yang positif dan bermanfaat.
“Peserta kami dorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta gagasan yang membangun melalui media digital,” katanya.
Deputi Direktur Bidang Pengabdian Masyarakat ITB David Prambudi menambahkan, kolaborasi ini memperkuat peran pendidikan tinggi dalam mendukung transformasi manusia di kawasan IKN.
“Kami ingin generasi muda di sekitar IKN tumbuh menjadi talenta digital yang beradab, kreatif, dan siap menghadapi tantangan kota cerdas masa depan,” ujarnya.
Melalui berbagai kegiatan pelatihan seperti ini, Otorita IKN menegaskan komitmennya membangun Nusantara tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga melalui pengembangan manusianya. Generasi muda di Sepaku diharapkan menjadi bagian dari perubahan menuju masyarakat digital yang adaptif, beretika, dan berdaya saing tinggi.