Saat SDN 3 Surade Sukabumi Disulap Jadi Lembur Pakuan Rumah Dedi Mulyadi

SDN 3 Surade di Kabupaten Sukabumi kini mengubah wajah bangunan sekolah, yang tak hanya edukatif tapi juga asri dengan berbagai tanaman hias, bonsai, dan ornamen taman yang sejuk dipandang.

oleh Fira SyahrinDiterbitkan 27 Oktober 2025, 11:05 WIB
SDN 3 Surade Sukabumi Disulap Jadi Lembur Pakuan Rumah Dedi Mulyadi (Liputan6.com/istimewa)

Liputan6.com, Sukabumi - SDN 3 Surade di Kabupaten Sukabumi kini mengubah wajah bangunan sekolah, yang tak hanya edukatif tapi juga asri dengan berbagai tanaman hias, bonsai, dan ornamen taman yang sejuk dipandang.

Inisiatif penataan ini dilakukan secara swadaya, dipelopori langsung oleh Kepala Sekolah, Tuti Lisnawati.

Daya tarik utamanya adalah deretan bambu berwarna coklat yang menciptakan nuansa alami, bahkan disebut menyerupai 'Lembur Pakuan', kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Subang.

Tuti Lisnawati menjelaskan bahwa penataan lingkungan ini adalah bagian krusial dari proses pendidikan.

"Suasana yang tertata dan bersih tidak hanya menumbuhkan semangat belajar, tapi juga menanamkan kepedulian lingkungan pada siswa," ujarnya (21/10/2025).

Lebih menariknya lagi, Tuti menggunakan dana pribadinya untuk mewujudkan visi sekolah asri ini. "Alhamdulillah, sebagian besar biaya, termasuk bambu di dinding taman, berasal dari kebun pribadi saya," tambahnya.

Kini, SDN 3 Surade tidak hanya indah. Di salah satu sudutnya, terpampang tulisan sejarah singkat berdirinya Surade beserta silsilah tokoh pendiri.

Hal ini menciptakan perpaduan harmonis antara edukasi lingkungan dan pelestarian nilai kearifan lokal. Sekolah ini pun menjadi contoh nyata sekolah yang peduli terhadap lingkungan dan sejarah setempat.

 

Inovasi Patut Ditiru

Inovasi ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, yang meninjau langsung lokasi.

Ali mengaku bangga melihat keasrian lingkungan sekolah dibangun murni secara swadaya.

“Ini menunjukkan semangat yang patut ditiru. Apa yang dilakukan SDN 3 Surade bukan sekadar menata taman, melainkan upaya mendidik anak-anak agar mencintai alam dan tanah kelahirannya (lemah caina),” kata Ali.

Menurut Ali, konsep penataan sekolah seperti ini sangat inspiratif, baik bagi sekolah lain maupun untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif di Kabupaten Sukabumi.

“Keasrian dan kelestarian alam adalah bagian penting dalam pendidikan karakter. SDN 3 Surade telah membuktikannya,” tutupnya.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya