Pertamina NRE Kembangkan AI Pemantau Kinerja Proyek dan Operasi

Sektor energi baru dan terbarukan (EBT) yang dijalankan oleh Pertamina NRE masih terus berkembang dan bergerak dinamis. Karena itu, inovasi jadi kebutuhan penting.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 27 Oktober 2025, 09:00 WIB
Pertamina New & Renewable Energy mengembangkan ruang kendali berbasis kecerdasan buatan (AI). (Dok Pertamina NRE)

Liputan6.com, Jakarta - Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) berinovasi lewat pengembangan ruang kendali berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disebut NOVA (New & Renewable Energy Operation and Visualization).

NOVA dikembangkan sebagai pusat pemantauan kinerja proyek dan operasi di seluruh wilayah kerja Pertamina NRE.

Berbasis internet of things (IoT) dan dilengkapi CCTV di area operasi yang terhubung dengan NOVA di Jakarta, wall video besar, dashboard interaktif, serta sistem komunikasi terintegrasi, NOVA berfungsi untuk mengumpulkan, memvisualisasikan, dan menganalisis data operasi dari seluruh pembangkit yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah nusantara dan dikelola oleh Pertamina NRE Group.

CEO Pertamina NRE John Anis mengatakan, sektor energi baru dan terbarukan (EBT) masih terus berkembang dan bergerak dinamis. Karena itu, inovasi seperti NOVA jadi kebutuhan penting untuk memastikan seluruh operasi dan proyek dapat berjalan efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.

"Kami di Pertamina NRE terus mendorong budaya inovasi agar mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat keandalan aset dan mendukung target transisi energi nasional," ujar John, Senin (27/10/2025).

Dibandingkan dengan sistem sebelumnya, sistem ini memungkinkan aktivitas monitoring kondisi operasi secara real-time.

 

Permudah Komunikasi dan Koordinasi di Area Operasi

Pertamina New & Renewable Energy mengembangkan ruang kendali berbasis kecerdasan buatan (AI). (Dok Pertamina NRE) 

Sebelumnya, untuk mendapatkan kondisi asset memerlukan waktu beberapa hari, sedangkan sekarang bisa didapatkan dalam sekejap secara daring. Dengan adanya media visual interaktif, komunikasi dan koordinasi dengan personel di area operasi dapat dilakukan secara digital dengan mudah.

NOVA mampu menganalisis tren dan potensi gangguan melalui teknologi kecerdasan buatan. Teknologi ini digunakan untuk dua fungsi yaitu forecasting dan prescriptive maintenance.

Fungsi forecasting dapat memprediksi hasil pembangkitan di masa depan, sementara fungsi prescriptive maintenance membantu memprediksi kerusakan aset serta memberikan solusi dari masalah aset yang terprediksi akan muncul.

 

Hemat Biaya Cukup Signifikan

Teknologi ini membantu memitigasi risiko pada manajemen aset serta menjadi alat untuk mengambil keputusan cepat dan akurat saat terjadi kondisi darurat.

Selain itu, NOVA juga dapat difungsikan sebagai crisis center saat diperlukan, memungkinkan jajaran direksi memberikan arahan langsung ke area operasi.

Dengan implementasi NOVA, penghematan biaya yang dicapai cukup signifikan yang didapat dari pengurangan tenaga sekuriti melalui pemanfaatan CCTV di area operasi serta pengurangan kunjungan lapangan secara luring. Selain itu, waktu kerja juga menjadi lebih efisien, serta menekan potensi production opportunity loss.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya