Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menegaskan bahwa program kerja Kementerian Transmigrasi (Kementrans) merupakan turunan langsung dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam Jogja Transmigrasi Run 2025 yang digelar di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Sabtu (25/10/2025).
Advertisement
Viva menjelaskan, kegiatan lari tersebut merupakan bagian dari sosialisasi kepada masyarakat mengenai transformasi transmigrasi yang saat ini dilakukan Kementrans sesuai amanat Presiden.
Menurutnya, program transmigrasi harus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan bersinergi dengan kebijakan pemerintah daerah, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa.
“Kementerian Transmigrasi telah melakukan transformasi dengan paradigma baru,” ujar Viva.
Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan empat arahan utama bagi transformasi transmigrasi. Pertama, transmigrasi harus menjaga keutuhan NKRI dengan memperkuat integrasi antarwarga yang berasal dari latar belakang berbeda.
Kedua, transmigrasi menjadi upaya pemberantasan kemiskinan melalui reforma agraria sehingga masyarakat memiliki pekerjaan dan pendapatan lebih baik.
Pendorong Pertumbuhan Ekonomi
Selain itu, transmigrasi diharapkan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, mengingat banyak kawasan transmigrasi merupakan sentra produksi beras.
Viva juga menegaskan transmigrasi harus menjadi pendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, terutama di wilayah yang minim aktivitas ekonomi.
“Daerah yang sunyi bisa bangkit dan berkembang lebih pesat,” ucap politikus Partai Amanat Nasional ini.
Viva turut memaparkan kontribusi transmigrasi selama ini, yang telah melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, dan 116 kabupaten/kota, serta mendukung terbentuknya tiga provinsi baru: Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan.
Ia berharap transmigrasi terus menjadi strategi pembangunan nasional dalam pemerataan kesejahteraan dan pengembangan wilayah.
“Transmigrasi bukan hanya program, tapi strategi pembangunan nasional,” tegasnya.