Liputan6.com, Jakarta - BYD telah merilis gambar teaser K-Car atau kei car bertenaga listrik pertamanya di Jepang. Mobil listrik mungil dari jenama asal Tiongkok ini, siap melakukan debut di gelaran Japan Mobility Show (JMS) 2025, akhir Oktober mendatang.
Disitat dari Carnewschina, dari gambar bocoran yang beredar di website resmi BYD Jepang, mobil listrik mungil ini akan mengadopsi desain kotak khas kei car di Negeri Matahari Terbit. Belum diketahui pasti, apakan model ini hanya akan dijual di Jepang, atau bakal dipasarkan juga di negara lain, seperti China.
Advertisement
Dibandingkan dengan mobil berbentuk kotak lainnya, mobil listrik BYD ini menawarkan ruang duduk yang lebih luas.
Sebagai model bertenaga baterai, kendaraan ini memiliki bagian depan yang lebih pendek dan menggunakan jarak sumbu roda yang panjang dengan overhang yang pendek untuk memaksimalkan ruang kabin.
Berdasarkan informasi yang bocor sebelumnya, BYD akan menjual mobil listrik mungilnya ini sekitar 2,5 juta yen (sekitar Rp 290 juta), lebih murah dibandingkan model BYD Dolphin yang dijual seharga 2,9 juta yen.
Dengan baterai berkapasitas 20 kWh, mobil ini menawarkan jangkauan hingga 180 km berdasarkan standar WLTC. Fitur lainnya mencakup sistem pendingin udara dengan pompa panas dan dukungan pengisian cepat hingga 100 kW.
Pasar Kei Car Jepang
Pasar kei car di Jepang memang cukup besar, dengan menyumbang sekitar 40 persen dari total penjualan mobil di negara tersebut.
Meskipun dominasi pasar ini telah lama dipegang oleh produsen lokal seperti Toyota, Honda, dan Nissan, BYD melihat peluang besar, terutama dengan meningkatnya minat terhadap mobil listrik di segmen tersebut.
Pada 2022, penjualan mobil listrik di segmen kei car meningkat menjadi 46,3 persen dari total penjualan kendaraan listrik, naik drastis dari 2,6 persen dibanding tahun sebelumnya.