Tak Betah di Bangku Cadangan, Gelandang Muda Manchester United Ingin Pindah ke Real Madrid

Jika pemain muda Manchester United ini berhasil tampil mengesankan di Real Madrid, mereka mungkin akan memutuskan untuk mengontraknya secara permanen di masa mendatang.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 17 Oktober 2025, 07:30 WIB
Selebrasi Federico Valverde dari Real Madrid setelah mencetak gol ke gawang Pachuca dalam pertandingan Grup H Piala Dunia Antarklub antara Real Madrid dan Pachuca di Charlotte, North Carolina, Minggu, 22 Juni 2025. (AP Photo/Chris Carlson)

Liputan6.com, Jakarta - Gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo, dalam beberapa bulan terakhir telah dikaitkan dengan kepindahan dari klub. Pemain berusia 20 tahun itu telah kehilangan tempat di tim inti klub Inggris tersebut, dan ia harus pergi agar dapat bermain secara reguler.

Dilansir dari Defensa Central, sang pemain terbuka untuk bergabung dengan Real Madrid dengan status pinjaman hingga akhir musim. Sebaliknya, tim Spanyol itu juga mungkin terbuka untuk kepindahan tersebut.

Real Madrid tidak ingin mempermanenkan status pemain saat ini, tetapi peminjaman akan menjadi pilihan yang menarik. Sekarang, masih ditunggu apakah Madrid akan mengajukan tawaran untuk mewujudkan kesepakatan tersebut.

Mainoo adalah talenta luar biasa dengan masa depan cerah, dan ia pernah dilabeli sebagai pemain "istimewa" di masa lalu. Namun, ia bukan pemain kunci bagi Ruben Amorim, dan meninggalkan Manchester United bisa menjadi pilihan ideal baginya.

Duduk di bangku cadangan di klub Liga Inggris tidak akan menguntungkannya. Ia membutuhkan kesempatan bermain secara reguler di tahap kariernya ini untuk berkembang lebih jauh dan memenuhi potensinya.


Peluang Kobbie Dikontrak Permanen

Pemain Manchester United, Kobbie Mainoo (kiri) berebut bola dengan pemain ASEAN All-Stars, Kealey Adamson dalam laga persahabatan yang berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, pada hari Rabu (28/5/2025) malam waktu setempat. (AP Photo/Vincent Thian)

Masih harus dilihat apakah ia bisa mengamankan kepindahan ke Los Blancos pada bulan Januari. Jika ia berhasil bermain reguler di paruh kedua musim ini, peluangnya untuk lolos ke Piala Dunia bersama Inggris juga akan meningkat.

Sementara itu, jika ia berhasil tampil mengesankan di Real Madrid, mereka mungkin akan memutuskan untuk mengontraknya secara permanen di masa mendatang. Ini akan menjadi peluang besar bagi gelandang muda tersebut, dan masih harus dilihat bagaimana situasinya akan berkembang.


Pilihan Tetap buat Real Madrid

Gelandang Chelsea asal Argentina #08, Enzo Fernandez (kiri), berebut bola dengan gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Manchester United di Stamford Bridge di London pada Sabtu, 17 Mei 2025 dini hari WIB. Setan Merah kalah 0-1 dari The Blues. (HENRY NICHOLLS/AFP)

Real Madrid membutuhkan lebih banyak kedalaman di lini tengah, dan pemain berusia 20 tahun ini akan menjadi pilihan yang tepat bagi mereka dalam beberapa bulan mendatang.

Mainoo sejauh ini belum menjadi starter dalam tujuh laga pertama Liga Inggris musim 2025/2026. Amorim lebih sering mempercayakan posisi lini tengah kepada Bruno Fernandes bersama Casemiro atau Manuel Ugarte.


Kelemahan Mainoo Sudah Terbaca Amorim

Setelah menjalani tiga laga terakhir tanpa kemenangan, Manchester United akhirnya kembali memetik tiga poin penuh usai menang 3-2 atas Newcastle United pada laga tunda pekan ke-34 di Old Trafford, Kamis (16/5/2024) dini hari WIB. Kemenangan yang diraih pada laga kandang terakhir musim ini ditentukan lewat gol-gol Kobbie Mainoo, Amad Diallo dan Rasmus Hojlund. Sementara Newcastle United hanya mampu membalas dua gol melalui Anthony Gordon dan Lewis Hall. Dengan koleksi 57 poin, MU menempati posisi ke-8 di bawah Newcastle United yang unggul selisih gol menjelang pekan penutup Liga Inggris musim ini. (AP Photo/Dave Thompson)

Legenda Liverpool, Steve Nicol, melontarkan kritik tajam terhadap Kobbie Mainoo yang jarang mendapat kesempatan bermain di bawah asuhan Ruben Amorim. Ia menilai gelandang muda Manchester United itu belum mampu menunjukkan kualitas bertahan yang memadai.

Menurut Nicol, masalah utama Mainoo adalah kontribusinya ketika tim tidak menguasai bola. Ia menilai kelemahan tersebut sudah terbaca oleh Amorim dan menjadi alasan sang pemain kian tersingkir dari skuad utama.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya