Bocoran Teknologi Elettrica, Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Tenaga Nyaris 1.000 Tk

Ferrari mengungkap detail teknologi di balik mobil listrik pertamanya, yang diberi nama Elettrica

oleh Arief AszhariDiterbitkan 14 Oktober 2025, 06:09 WIB
Meluncur Akhir 2025, Begini Tampang Mobil Listrik Pertama Ferrari (Arena EV)

Liputan6.com, Jakarta - Ferrari mengungkap detail teknologi di balik mobil listrik pertamanya, yang diberi nama Elettrica. Kendaraan bertenaga baterai ini, dikabarkan akan menjadi grand tourer dengan tempat duduk belakang, bukan supercar 2 penumpang seperti ekpektasi beberapa penggemar.

Disitat dari ArenaEV, Ferrari Elettrica akan menggunakan empat motor listrik, yang dikembangkan sendiri di pabrik Maranello. Dalam mode paling agresif (boost mode), gabungan tenaga keempat motor tersebut bisa mendekati 1.000 tenaga kuda, memungkinkan mobil ini melesat dari 0 ke 62 mph hanya dalam waktu 2,5 detik.

Dua motor dengan tenaga besar (masing-masing sekitar 416 hp) berada di belakang, sementara dua motor depan yang lebih kecil (141 hp) bisa dilepaskan sepenuhnya untuk efisiensi saat melaju.

Tak kalah penting, sistem baterainya dibuat besar, 122 kWh dan terintegrasi ke dalam rangka mobil. Modul baterai sebagian besar ditempatkan di belakang pengemudi dan di bawah jok belakang, sehingga distribusi beratnya adalah sekitar 47 persen di depan dan 53 persen di belakang.

Mobil ini menggunakan sistem tegangan 800 volt dan mendukung pengisian cepat hingga 350 kW. Dalam siklus WLTP Eropa, jarak tempuhnya diklaim sekitar 329 mil (sekitar 530 km), kemungkinan akan sedikit lebih rendah di standar EPA Amerika Serikat.

Salah satu tantangan utama bagi mobil listrik berperforma tinggi adalah beratnya. Elettrica diperkirakan memiliki bobot sekitar 5.071 lb (sekitar 2.300 kg), setara dengan SUV Purosangue.

Agar tetap lincah meski berat, Ferrari akan menggunakan sistem suspensi aktif dengan motor 48 volt di tiap damper, ditambah sistem kemudi roda belakang independen serta wheelbase yang relatif pendek (116,5 inci) untuk respons yang lebih gesit.

Kenyamanan Berkendara EV

Bocoran Teknologi Elettrica, Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Tenaga Nyaris 1.000 Tk (ArenaEV)

Dalam hal pengalaman berkendara, Ferrari menghindari penggunaan suara mesin palsu.

Sebagai gantinya, Ferrari menempatkan akselerometer di poros belakang untuk menangkap suara asli dari drivetrain elektrik. Suara ini lalu diperkuat di dalam kabin agar tetap terasa organik.

Ada juga sistem bernama 'Torque Shift Engagement', pengemudi bisa memilih lima peta daya dan torsi lewat paddle di roda kemudi yang meniru perpindahan gigi, sementara paddle untuk 'downshift' menimbulkan efek pengereman mesin yang disimulasikan.

Desain final Elettrica belum dirilis, saat ini sedang dikembangkan bekerja sama dengan LoveFrom, firma yang didirikan oleh mantan kepala desain Apple, Jony Ive.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya