Top 3 News: Pemprov DKI Jakarta Copot Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menindaklanjuti dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Febriwaldi. Itulah top 3 news hari ini.

oleh Devira PrastiwiDelvira HutabaratAdy AnugrahadiWinda NelfiraDiterbitkan 11 Oktober 2025, 08:40 WIB
Pengunjung melihat tanamam yang dipamerkan di Lapangan Banteng, Jakarta, dalam acara Floraction, Sabtu (18/2/2023). Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma mengatakan kegiatan ini seiring kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan penanaman satu juta pohon. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menindaklanjuti dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Febriwaldi. Itulah top 3 news hari ini.

Inspektur Provinsi DKI Jakarta Dhany Sukma menegaskan, yang bersangkutan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan.

Dia menyampaikan, Febriwaldi diduga telah melakukan pelanggaran disiplin sebagaimana diatur dalam Pasal 3 huruf c, d, dan f Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, serta Pasal 2 ayat (3) huruf d dan h Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2024 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR Atalia Praratya mendesak pemerintah mengkaji ulang rencana penggunaan APBN untuk memperbaiki Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Ia menilai kebijakan tersebut bisa berujung pada kecemburuan sosial.

Menurut Atalia, rencana penggunaan APBN untuk membangun ulang Ponpes Al-Khoziny bisa memunculkan kegelisahan masyarakat.

Oleh karena itu, lanjutnya, saat ini yang perlu dilakukan adalah penyelesaian hukum pada tragedi yang menewaskan ratusan santri itu.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait sebanyak 826 personel dikerahkan untuk mengawal aksi demo di Jakarta Pusat pada Jumat 10 Oktober 2025.

Menurut Kasi Humas Polres Metro Jakpus Ipda Ruslan Basuki, dari data yang disampaikan oleh Ruslan, tercatat ada dua titik aksi demo.

Aksi unjuk rasa dari Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat Indonesia bersama beberapa elemen massa akan menggelar aksi di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Jumat 10 Oktober 2025:

1. Pemprov DKI Jakarta Copot Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Ini Alasannya

Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma. (Foto: Tangkapan layar dari laman Inspektorat Jakarta).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menindaklanjuti dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Sekretaris Kelurahan Petojo Selatan, Febriwaldi.

Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma, menegaskan yang bersangkutan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan.

"Kami langsung berkoordinasi dengan Wali Kota Jakarta Pusat dan Inspektur Pembantu Kota untuk segera mengambil tindakan. Pemeriksaan akan dilakukan untuk menentukan sanksi yang akan diberikan," kata Dhany dalam keterangan resmi, diterima Jumat 10 Oktober 2025.

Dia menyampaikan, Febriwaldi diduga telah melakukan pelanggaran disiplin sebagaimana diatur dalam Pasal 3 huruf c, d, dan f Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, serta Pasal 2 ayat (3) huruf d dan h Peraturan Gubernur Nomor 8 Tahun 2024 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

 

Selengkapnya...

2. Atalia Kritik Perbaikan Ponpes Al Khoziny Pakai APBN: Keadilan bagi Korban Lebih Utama

Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari Fraksi Golkar, Atalia Praratya. (Foto: Fraksi Golkar DPR RI)

Anggota Komisi VIII DPR Atalia Praratya mendesak pemerintah mengkaji ulang rencana penggunaan APBN untuk memperbaiki Ponpes Al Khoziny Sidoarjo. Ia menilai kebijakan tersebut bisa berujung pada kecemburuan sosial.

"Usulan penggunaan APBN ini harus dikaji ulang dengan sangat serius, sambil memastikan proses hukum berjalan dan kebijakan ke depan lebih adil, lebih transparan, dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial," kata Atalia kepada wartawan, Jumat 10 Oktober 2025.

Menurut Atalia, rencana penggunaan APBN untuk membangun ulang Ponpes Al Khoziny bisa memunculkan kegelisahan masyarakat.

"Saya memahami kegelisahan masyarakat. Jangan sampai muncul kesan bahwa lembaga yang lalai justru dibantu, sementara banyak sekolah, rumah ibadah, atau masyarakat lain yang mengalami musibah tidak mendapatkan perlakuan yang sama," ujarnya.

 

Selengkapnya...

3. Ini Titik Demo di Jakarta Pusat Hari Ini, Ratusan Personel Polisi Dikerahkan

Massa aktivis lingkungan hidup melakukan protes di Kawasan Monas, Jakarta, Jumat, (3/3/2023). Aksi tersebut menuntut permasalahan kedaruratan krisis iklim harus menjadi prioritas agenda kampanye dan pemilu 2024. (merdeka.com/Imam Buhori)

Sebanyak 826 personel dikerahkan untuk mengawal aksi demo di Jakarta Pusat pada Jumat 10 Oktober 2025.

"Kekuatan pengamanan unjuk rasa wilayah Jakpus sebanyak 826 personel," kata Kasi Humas Polres Metro Jakpus, Ipda Ruslan Basuki, Jumat 10 Oktober 2025.

Dari data yang disampaikan oleh Ruslan, tercatat ada dua titik aksi demo. Aksi unjuk rasa dari Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat Indonesia bersama beberapa elemen massa akan menggelar aksi di Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat.

Petugas pun sudah bersiaga di sejumlah guna mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan keamanan.

 

Selengkapnya...

Infografis Kronologi Demo 28 Agustus 2025 Berujung Ricuh. (Liputan6.com/Gotri/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya