BNB Sentuh Rekor Baru, Analis Prediksi Bisa Tembus USD 1.520

Harga Binance Coin (BNB) menembus level USD 1.167 dan diproyeksikan bisa mencapai USD 1.520 berkat sinyal teknikal kuat serta peningkatan besar pada jaringan BNB Chain.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 08 Oktober 2025, 18:00 WIB
Ilustrasi kripto Binance Coin (BNB). (Gambar by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga Binance Coin (BNB) terus mencetak rekor baru. Dalam beberapa hari terakhir, nilainya menembus level USD 1.167, mencatat lonjakan tajam dan menarik perhatian para trader global. Momentum kenaikan ini dinilai baru saja dimulai, dengan dukungan kuat dari analisis teknikal, lonjakan volume perdagangan, dan peningkatan besar pada jaringan BNB Chain.

Bagi banyak investor, BNB kini menjadi salah satu aset kripto yang paling menarik di pasar.

Dikutip cryptonewsland, Rabu (8/10/2025), penembusan harga di atas USD 1.085 menjadi sinyal kuat bagi investor bullish. Saat ini, BNB diperdagangkan di sekitar USD 1.148, naik 8% dalam 24 jam dan 17% dalam sepekan.

Analis kripto Javon Marks bahkan memproyeksikan target ambisius di USD 1.520, menilai garis tren naik jangka menengah BNB sangat solid. Level resistensi lama kini berubah menjadi fondasi baru untuk kenaikan berikutnya.

Dari sisi teknikal, Indeks Pergerakan Terarah (DMI) memperlihatkan dominasi pembeli. Nilai +DI masih di atas –DI, sementara ADX berada di level 33, menandakan tren kuat yang sedang berlangsung. Biasanya, ketika ADX melampaui angka 25, tren pasar akan menguat ke satu arah—dan saat ini pembeli memegang kendali.

Data derivatif juga mengonfirmasi optimisme ini. Volume perdagangan BNB melonjak 129% menjadi USD 5,59 miliar, sementara open interest naik 24% menjadi USD 2,39 miliar.

Aktivitas opsi meningkat 52%, menunjukkan trader semakin percaya diri. Akibatnya, posisi short senilai hampir USD 400 juta dilikuidasi dalam satu hari.

 

Peningkatan Jaringan dan Ekspansi Dunia Nyata

Ilustrasi kripto Binance Coin (BNB). (Gambar by AI)

Kenaikan harga BNB tak lepas dari penguatan jaringan BNB Chain. Para validator kembali memangkas biaya gas dari 0,1 Gwei menjadi 0,05 Gwei, menurunkan biaya transaksi hingga sekitar USD 0,005—jauh lebih murah dibanding kebanyakan jaringan kripto lainnya.

Selain itu, kecepatan pemrosesan blok meningkat, sementara imbal hasil staking tetap stabil di atas 0,5%. Akibatnya, aktivitas jaringan melonjak: transaksi perdagangan yang semula hanya 20% pada awal 2025 kini mencapai 67% di pertengahan tahun.

BNB Chain juga semakin agresif masuk ke sektor tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Saat ini, platform tersebut sudah mendukung tokenisasi emas, obligasi pemerintah, dan instrumen keuangan lainnya—menjadikan BNB bukan sekadar token utilitas, tetapi penghubung antara dunia keuangan tradisional dan teknologi blockchain.

 

Dukungan Institusi Perkuat Keyakinan Pasar

Keyakinan terhadap masa depan BNB semakin diperkuat setelah Alem Crypto Fund dari Kazakhstan menetapkan BNB sebagai aset investasi pertamanya. Dana ini didukung oleh Kementerian Kecerdasan Buatan dan Pengembangan Digital serta dikelola oleh Qazaqstan Venture Group.

Meskipun nilai investasinya tidak diungkap, langkah tersebut menandai meningkatnya kepercayaan institusional dan memperkuat posisi BNB sebagai aset kripto yang memiliki prospek jangka panjang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya