Dua Tahun Genosida Israel di Gaza: Lebih dari 67.000 Warga Palestina Tewas, Ratusan Ribu Terluka

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 07 Oktober 2025, 18:25 WIB
Dua Tahun Genosida Israel di Gaza: Lebih dari 67.000 Warga Palestina Tewas, Ratusan Ribu Terluka
Ratusan orang memadati jalan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk bersama-sama memperingati dua tahun perang di Gaza sekaligus menyuarakan kebebasan Palestina, Selasa 7 Oktober 2025. Saat ini, menurut otoritas kesehatan setempat, lebih dari 67.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak Oktober 2023 silam. Sebagian besar korban tewas di Gaza adalah anak-anak, perempuan, para lanjut usia, petugas medis, relawan kemanusiaan, hingga jurnalis. Agresi Israel di Gaza juga menyebabkan lebih dari 170.000 warga di Palestina mengalami luka-luka. Selama agresi, Israel memblokade masuknya bantuan, termasuk makanan dan obat-obatan yang masuk ke Jalur Gaza, yang berimbas pada beragam krisis kemanusiaan.
Seorang pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan dalam unjuk rasa memperingati dua tahun perang di Gaza, di luar Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Selasa 7 Oktober 2025. (AP Photo/Achmad Ibrahim)
Ratusan orang memadati jalan di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk bersama-sama memperingati dua tahun perang di Gaza sekaligus menyuarakan kebebasan Palestina, Selasa 7 Oktober 2025. (AP Photo/Achmad Ibrahim)
Saat ini, menurut otoritas kesehatan setempat, lebih dari 67.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak Oktober 2023 silam. (AP Photo/Achmad Ibrahim)
Sebagian besar korban tewas di Gaza adalah anak-anak, perempuan, para lanjut usia, petugas medis, relawan kemanusiaan, hingga jurnalis. (AP Photo/Achmad Ibrahim)
Agresi Israel di Gaza juga menyebabkan lebih dari 170.000 warga di Palestina mengalami luka-luka. (AP Photo/Achmad Ibrahim)
Selama agresi, Israel memblokade masuknya bantuan, termasuk makanan dan obat-obatan yang masuk ke Jalur Gaza, yang berimbas pada beragam krisis kemanusiaan. (AP Photo/Achmad Ibrahim)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya