Juventus Tertahan Tanpa Gol Lawan AC Milan, Igor Tudor Bela Keputusannya Soal Yildiz dan Conceicao

Meski kecewa dengan hasil imbang melawan AC Milan, pelatih Juventus Igor Tudor menegaskan bahwa timnya masih berada di jalur yang benar.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 06 Oktober 2025, 10:39 WIB
Pelatih Juventus, Igor Tudor dalam pertandingan Serie A melawan AC Milan di Stadion Allianz, Turin, Italia, Senin, 6 Oktober 2025. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Liputan6.com, Jakarta Juventus kembali gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang tanpa gol oleh AC Milan di Allianz Stadium, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. Pertandingan berjalan ketat dan membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Tim asuhan Igor Tudor menunjukkan kerja keras sepanjang laga, namun tetap kesulitan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang. Hasil ini memperpanjang catatan minim gol Juventus di bawah pelatih asal Kroasia tersebut.

Dengan hasil ini, Juventus kini menempati posisi kelima klasemen sementara Serie A dengan 12 poin. Sementara itu, Milan berada satu tingkat di atas mereka dengan torehan 13 poin.

Meski kecewa dengan hasil imbang tersebut, Tudor menegaskan bahwa timnya masih berada di jalur yang benar. Ia juga mengaku puas dengan semangat juang para pemain di lapangan.


Tudor Akui Hasil Imbang Sudah Adil

Ekspresi skuad AC Milan usai Christian Pulisic gagal menjebol gawang Juventus lewat titik penalti di pekan ke enam Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (06/10/2025). (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Usai pertandingan, Igor Tudor menilai hasil imbang melawan Milan merupakan cerminan dari jalannya laga. Ia menganggap kedua tim sama-sama memiliki peluang dan tidak ada yang benar-benar mendominasi.

Tudor menyebut bahwa Juventus sebenarnya mengincar kemenangan, tetapi harus menerima hasil seri sebagai sesuatu yang wajar. Ia juga memuji kekuatan Milan yang mampu memberi perlawanan ketat.

“Ini adalah jenis pertandingan yang sudah kami perkirakan — sulit, melawan tim kuat,” kata Tudor kepada DAZN dikutip dari MilanNews.

“Kami ingin menang, kedua tim menciptakan peluang, dan pada akhirnya hasil imbang adalah hasil yang adil,” ujarnya menambahkan.


Bela Keputusan Ganti Yildiz dan Conceicao

Gelandang AC Milan, Adrien Rabiot, berjibaku melawan gelandang Juventus, Manuel Locatelli, pada pertandingan Liga Italia 2025/2026 di The Allianz Stadium, Turin, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. (AFP/Marco Bertorello)

Salah satu keputusan yang disorot dari laga ini adalah saat Tudor menarik keluar Kenan Yildiz dan Francisco Conceicao di babak kedua. Pelatih asal Kroasia itu memberikan penjelasan mengenai keputusannya tersebut.

Menurutnya, kedua pemain itu mulai kelelahan setelah bermain intens di beberapa pertandingan sebelumnya. Tudor menegaskan pergantian dilakukan demi menjaga keseimbangan tim.

“Yildiz, Conceiçãca menutup pertandingan dengan lebih banyak tenaga dan perlindungan di lini tengah,” lanjutnya.


Bremer Tidak Diturunkan karena Masalah Kebugaran

Youssouf Fofana berebut bola dengan Lloyd Kelly di laga Juventus vs AC Milan di pekan ke enam Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (06/10/2025). (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Selain lini depan, Tudor juga berbicara mengenai absennya bek andalan, Gleison Bremer. Pemain asal Brasil itu belum sepenuhnya pulih dari cedera yang sempat membuatnya absen cukup lama musim lalu.

Pelatih Juventus itu tak ingin mengambil risiko dengan memaksakan sang pemain tampil lebih cepat dari kondisi idealnya. Ia memastikan Bremer akan siap tampil usai jeda internasional.

“Ia merasakan sedikit ketidaknyamanan dan kami tidak ingin mengambil risiko,” tutur Tudor.

“Setelah jeda internasional, ia akan baik-baik saja dan siap kembali membantu tim,” tambahnya.


Tudor Minta Tim Tetap Fokus dan Optimistis

Christian Pulisic (kiri) berebut bola dengan Weston McKennie di laga Juventus vs AC Milan di pekan ke enam Serie A 2025/2026 di Allianz Stadium, Senin (06/10/2025). (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Meskipun Juventus kembali gagal mencetak gol, Tudor meminta para pemainnya tetap fokus. Ia yakin timnya berada dalam proses yang tepat untuk kembali tampil konsisten.

Pelatih berusia 46 tahun itu menilai bahwa performa Juventus sebenarnya tidak buruk, hanya kurang efisien dalam penyelesaian akhir. Tudor optimistis hasil positif akan datang bila tim terus bekerja keras.

“Dengan dua gol tambahan, kami seharusnya sudah punya dua kemenangan lebih banyak. Begitulah sepak bola,” ucap Tudor.

“Kami harus terus bekerja dan fokus karena kami masih berada di jalur yang benar,” tutupnya.


Persaingan Sengit di Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya