Menurut Media China, Pihak Ini yang Laporkan Malaysia ke FIFA

FIFA Sanksi Malaysia dengan denda fantastis dan larangan bermain bagi tujuh pemain naturalisasi karena penggunaan dokumen palsu. Keputusan ini memicu spekulasi campur tangan pihak eksternal dan berpotensi mengubah hasil Kualifikasi Piala Asia 2027.

oleh Harley IkhsanDiterbitkan 30 September 2025, 21:00 WIB
Joao Figueiredo, pemain naturalisasi baru Timnas Malaysia. (Bola.com/Dok.Facebook Timnas Malaysia).

Liputan6.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia resmi dijatuhi sanksi oleh FIFA pada 26 September 2025. Sanksi ini diberikan setelah FIFA menemukan pelanggaran serius terhadap Pasal 22 Kode Disipliner FIFA, yang berkaitan dengan pemalsuan dan manipulasi dokumen kelayakan pemain.

Sebagai konsekuensi, FAM diwajibkan membayar denda sebesar 350.000 franc Swiss atau sekitar Rp7,3 miliar, sementara ketujuh pemain naturalisasi tersebut dilarang berpartisipasi dalam semua aktivitas sepak bola selama 12 bulan dan masing-masing didenda 2.000 franc Swiss. Pelanggaran ini terungkap setelah pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027 pada 10 Juni 2025, di mana Malaysia berhasil mengalahkan Vietnam dengan skor 4-0.

Keputusan FIFA ini sontak memicu berbagai reaksi dan spekulasi, termasuk tuduhan adanya intervensi dari pihak eksternal. Selain itu, terdapat potensi besar perubahan pada hasil pertandingan melawan Vietnam, yang bisa memberikan keuntungan signifikan bagi tim lawan.


Detail Sanksi FIFA dan Pemain yang Terlibat

Timnas Malaysia resmi menaturalisasi bek asal Argentina, Facundo Garces (kanan), Senin (2/6/2025). Sebelum memperkuat klub La Liga, Deportivo Alaves, Garces, membela Colon de Santa Fe. (AFP/Diego Lima)

FIFA secara tegas menyatakan bahwa FAM telah melanggar Pasal 22 Kode Disipliner FIFA, yang mengatur tentang pemalsuan dokumen. Pelanggaran ini terkait dengan kelayakan tujuh pemain naturalisasi yang digunakan dalam pertandingan penting Kualifikasi Piala Asia 2027.

Denda yang dijatuhkan kepada FAM mencapai 350.000 franc Swiss, yang merupakan jumlah substansial bagi federasi sepak bola. Sementara itu, ketujuh pemain yang terlibat tidak hanya dilarang bermain selama satu tahun, tetapi juga masing-masing harus membayar denda sebesar 2.000 franc Swiss.

Pemain-pemain yang terkena sanksi FIFA Sanksi Malaysia ini adalah Gabriel Felipe Arrocha (alias Gabriel Palmero), Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano. Mereka berasal dari berbagai negara seperti Argentina, Spanyol, dan Brasil.

Sanksi ini juga berpotensi mengubah hasil pertandingan Malaysia melawan Vietnam dari kemenangan 4-0 menjadi kekalahan 0-3. FIFA telah menyerahkan masalah kelayakan pemain ini kepada Tribunal Sepak Bola untuk keputusan akhir. FAM sendiri telah menyatakan akan mengajukan banding, bersikeras bahwa proses naturalisasi pemain mereka sah dan dilakukan dengan itikad baik serta transparansi penuh.

Lanjut Baca:

Beberapa media China, termasuk 163 dan QQ, secara terbuka mengklaim bahwa Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) adalah pihak yang mengajukan protes kepada FIFA. Gugatan tersebut diduga terkait penggunaan pemain naturalisasi ilegal oleh timnas Malaysia, menyusul kekalahan telak 0-4 dari Malaysia pada 10 Juni lalu. Salah satu laporan media China menyebutkan, "Setelah pertandingan, Asosiasi Sepak Bola Vietnam mengajukan protes mengenai dugaan penggunaan pemain naturalisasi secara ilegal oleh tim Malaysia dalam pertandingan tersebut." Laporan lain menambahkan, "Setelah pertandingan, federasi Malaysia dilaporkan, dan diyakini itu dilakukan pihak Vietnam." Klaim ini mengindikasikan bahwa penyelidikan FIFA yang kemudian menemukan adanya dokumen palsu, mungkin dipicu oleh laporan dari VFF. Hal ini menambah kompleksitas dan ketegangan dalam hubungan sepak bola antara kedua negara.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya