Gara-gara Liga Domestik, Kebugaran Pemain Timnas Irak Diragukan Jelang Hadapi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pertandingan Timnas Indonesia lawan Irak akan dimainkan pada 12 Oktober 2025 di Stadion King Abdullah Sports City, Arab Saudi, dan diyakini bakal menjadi ujian ketat bagi kedua tim.

oleh Asad ArifinDiperbarui 24 September 2025, 19:13 WIB
Para pemain Timnas Irak berpose untuk foto tim sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Asia antara Korea Selatan dan Irak di Yongin pada 15 Oktober 2024. (JUNG YEON-JE/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Timnas Irak tengah bersiap menghadapi laga penting melawan Timnas Indonesia pada Putaran ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pertandingan ini akan dimainkan pada 12 Oktober 2025 di Stadion King Abdullah Sports City, Arab Saudi, dan diyakini bakal menjadi ujian ketat bagi kedua tim.

Namun, persiapan Irak tidak sepenuhnya berjalan mulus. Beberapa pemain mereka diragukan kondisinya karena kompetisi domestik Irak baru saja dimulai pada pertengahan September lalu.

Situasi ini membuat sebagian besar penggawa lokal Irak mungkin belum mencapai performa terbaik. Kondisi tersebut menjadi sorotan banyak pihak, termasuk pandit sepak bola Irak, Saad Hafez.

Saad Hafez mengingatkan bahwa pelatih Graham Arnold harus berhati-hati dalam menentukan skuad, terutama dengan mempertimbangkan aspek kebugaran pemain yang baru merasakan atmosfer kompetisi dalam dua pekan terakhir.


Tantangan dari Liga Domestik yang Baru Bergulir

Selebrasi para pemain Irak merayakan gol ke gawang Indonesia yang dicetak Aymen Hussein (tengah) melalui eksekusi penalti pada laga Grup F putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (6/6/2024). (Bola.com/Abdul Aziz)

Saad Hafez menilai bahwa liga domestik Irak yang baru dimulai menjadi faktor krusial dalam kesiapan tim nasional.

Menurutnya, pemain-pemain yang berlaga di kompetisi lokal masih membutuhkan waktu untuk mencapai level kebugaran optimal. Hal ini bisa menjadi kelemahan jika tidak diantisipasi sejak awal.

"Pelatih bertanggung jawab atas proses pemanggilan atau tidak, tetapi pasti bahwa ia diberi pengarahan tentang kesiapan para pemain, dan ada elemen bagus dalam posisi penting yang dapat membuat perbedaan," kata Saad Hafez dikutip dari Winwin.


Timnas Irak Sandarkan Harapan pada Pemain Abroad

Frans Putros saat membela Irak di Piala Asia 2023. (Instagram/fransputros).

Untuk menutupi potensi celah tersebut, Saad Hafez menekankan pentingnya peran pemain abroad. Ia menyebut bahwa para pemain Irak yang berkarier di Eropa telah berada dalam ritme kompetisi lebih intens sehingga bisa menjadi tulang punggung tim di laga melawan Indonesia.

"Misalnya, pemain profesional di Eropa lebih siap daripada pemain liga domestik, dan saya pikir daftar lampiran Irak akan mencakup sejumlah besar pemain profesional," kata Saad Hafez.

"Kami harus mendapat manfaat besar dari para profesional abroad untuk memperkuat kekuatan tim, dan Arnold dapat memperoleh manfaat lebih dari pemain abroad seperti tim profesional Utrecht Zidan Iqbal," tegas Saad Hafez.

Sumber: Winwin

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya