Media Israel Soroti Penggunaan Kata Shalom dalam Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB

Media itu juga menyebut Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 24 September 2025, 13:04 WIB
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Liputan6.com, New York City - Pidato Presiden Indonesia Prabowo Subianto di hadapan Majelis Umum PBB pada Selasa (23/9/2025) disorot oleh media Israel.

Times of Israel menyoroti ucapan salam di akhir pidato dari Prabowo yaitu: "Shalom."

Media itu juga menyebut Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.

"Kita juga harus mengakui, kita juga harus menghormati, dan kita juga harus menjamin keselamatan serta keamanan Israel. Hanya dengan cara itu kita dapat mencapai perdamaian sejati," kata Prabowo, demikian ditulis oleh Times of Israel dalam artikel bertajuk "At UN, Indonesian president says guaranteeing Israel’s security is key to peace, ends speech with, ‘Shalom’."

Prabowo dalam pidatonya menambahkan, begitu Israel mengakui Palestina, Indonesia akan segera mengakui Negara Israel.

Ia menekankan bahwa Indonesia menginginkan perdamaian yang sejati, sembari mengingatkan bahwa "kekuatan tidak dapat membenarkan."

"Kami percaya pada PBB. Kami akan terus hadir di mana perdamaian membutuhkan penjaga — bukan hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan pasukan di lapangan," ujarnya.

Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia siap mengerahkan 20.000 prajurit, atau bahkan lebih, jika Dewan Keamanan PBB maupun Majelis Umum memutuskan pengerahan pasukan untuk mengamankan perdamaian di Gaza.

Ia juga menegaskan kesediaan Indonesia mengirim pasukan penjaga perdamaian ke wilayah konflik lain, termasuk Ukraina, Sudan, maupun Libya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya