Kumpulan Hoaks Peristiwa di Luar Negeri, Simak Biar Tak Tersesat

Cek Fakta Liputan6.com merangkum kumpulan hoaks peristiwa di luar negeri yang sempat viral, apa saja ragamnya? Simak artikel berikut ini.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 20 September 2025, 07:00 WIB
Penelusuran klaim video rakyat Nepal mengambil alih parlemen.

Liputan6.com, Jakarta- Fenomena hoaks atau berita bohong menjadi tantangan serius di era digital, terutama yang berkaitan dengan peristiwa di luar negeri. Informasi palsu ini seringkali menyebar cepat melalui media sosial, menyesatkan banyak orang.

Berbagai isu internasional kerap menjadi sasaran empuk penyebaran hoaks. Klaim-klaim ini seringkali disertai dengan foto atau video yang dimanipulasi, membuatnya tampak meyakinkan. 

Cek Fakta Liputan6.com telah melakukan penelusuran untuk mengklarifikasi berbagai klaim yang beredar.  Penelusuran ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada publik mengenai modus operandi penyebaran hoaks dan pentingnya literasi digital 

Penting bagi masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. Berikut kumpulan hoaks seputar peristiwa internasional.

Video Rakyat Nepal Ambil Alih Parlemen

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Rakyat Nepal mengambil alih parlemen, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 11 September 2025

Klaim video Rakyat Nepal mengambil alih parlemen menampilkan api yang sedang berkobar dan sejumlah orang yang sedang berlarian menjauhi api tersebut. Dalam video juga terlihat bendera merah putih dan sejumlah orang yang merekam peristiwa tersebut dengan telepon seluler.

Dalam video tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.

"NEPAL PEOPLE Take Over Parliamen!

Americans Watch And Learn!"Jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia sebagai berikut.

"Rakyat Nepal mengambil alih parlemen, rakyat Amerika menyaksikan dan belajar"

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Nepal Overthrows Corrupt Politicians Sept 10th 2025! Americans Pay Attention! #nepal #love #viralreels #music"Jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia sebagai berikut.

"Nepal Gulingkan Politisi Korup 10 September 2025! Rakyat Perhatikan! #nepal #cinta #viralreels #musik"

Benarkah klaim video Rakyat Nepal mengambil alih parlemen? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.....

 

Video Pembakaran Gedung Pemerintahan di Filipina Oleh Gen-Z

Beredar di aplikasi percakapan pesan berantai video yang diklaim pembakaran gedung pemerintah di Filipina oleh Gen-Z. Video tersebut mulai beredar sejak awal pekan ini.

Dalam video berdurasi 22 detik tersebut tampak sejumlah aparat keamanan dengan peralatan lengkap berdiri di depan gedung yang terbakar. Video itu juga disertai dengan tulisan berbahasa asing.

Selain itu dalam video yang beredar terdapat narasi sebagai berikut:

"habiiisss luluh lantak merata semua gedung pemerintahan di Filipina oleh amuk massa gen-z"

Lalu benarkah pesan berantai video yang diklaim pembakaran gedung pemerintah di Filipina oleh Gen-Z? Simak hasil penelusurannya dalam halaman berikut ini.....

 

Video Infrastruktur Energi di Kota Haifa Israel Dihantam Rudal Iran

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video infrastruktur energi di Kota Haifa Israel dihantam rudal Iran, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 18 Juni 2025.

klaim video infrastruktur energi di Kota Haifa Israel dihantam rudal Iran, menampilkan bangunan berbentuk bola berwarna putih dan berbentuk tabung berwarna perak yang terdapat api dalam 1 detik meledak, setelah itu kobaran api dan kepulan asap hitam semakin membesar. Pada detik ke-11 tayangan video tersebut berubah, menampilkan kobaran api.

Dalam video tersebut terdapat tulisan

"Hifa Power Plant (ISrahel) has been completely demOlished"

"Salah satu infrastruktur energi terbesar Israhell Pembangkit Listrik Hifa, hancur total setelah serangan rudal Iran.

Kilang minyak Bazan di Haifa mengehentikan semua operasi setelah pabrik tersebut terkena serangan WIlayah tersebut mengalami krisis energi setelah serangan tersebut yang menewaskan 3 pekerja."

Video tersebut pun diberi keterangan sebagai berikut.

"Perusahaan kilang minyak terbesar di Isr4el, Bazan, menutup seluruh fasilitasnya di Pelabuhan Haifa setelah diserang rudal Iran pada Minggu (16/6) malam.

Serangan itu menewaskan tiga karyawan dan memicu kebakaran besar, serta merusak pembangkit listrik dan jaringan infrastruktur utama kompleks.

Dalam pernyataan resmi ke Bursa Efek Tel Aviv, Bazan menyebut seluruh operasional dihentikan dan kini tengah bekerja sama dengan Israel Electric Corporation untuk memulihkan pasokan listrik. Perusahaan juga masih menilai dampak kerusakan terhadap operasionalnya.

Serangan ini terjadi di tengah konflik udara mematikan antara Iran dan Israel yang telah menewaskan ratusan orang sejak pecahnya eskalasi akibat serangan udara Israel ke wilayah Iran pekan lalu."

Benarkah klaim video infrastruktur energi terbesar Israel diserang rudal Iran? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini....

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya